Triawan Munaf Lindungi Hak Cipta dengan ‘Densus’

triawan munaf

Baru saja dilantik sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif oleh Presiden RI akhir Januari 2015, Triawan Munaf langsung punya impian besar memberantas pembajakan di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, musisi, politisi, sekaligus pengusaha itu ingin menggandeng Polri membentuk detasemen khusus (densus) memberantas praktik pembajakan lagu dan film di Indonesia.
“Kita ingin bentuk satgas bersama Mabes Polri, semacam Densus 88 untuk memberantas pembajakan,” kata ayah penyanyi Serina ini bersemangat. Mantan vokalis grup band progresif rock Giant Step tahun 70 an ini mendapat kehormatan sebagai orang pertama memimpin lembaga setingkat kementerian yang baru dibentuk itu.
Sebagai mantan musisi, Triawan paham betul buruknya jaminan terhadap perlindungan hak cipta para seniman. Karenanya, pencipta logo ‘moncong putih’ PDIP ini bersemangat membentuk Densus.
Tanpa upaya pemberantasan yang serius, sambung kakak kandung musisi Fariz RM ini, maka insan kreatif tidak akan terjamin perlindungannya dalam berkarya. Ia sendiri menyatakan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI) dalam dunia ekonomi kreatif sebagai bentuk perlindungan nyata bagi insan kreatif.
“Paling utama adalah perlindungan HAKI, apalagi sekarang sudah ada Undang-Undang baru untuk HAKI. UU-nya sudah baik sehingga untuk para pelaku praktisi kreatif sudah terlindungi,” tasdasnya.

Bagikan ke: