Transformasi Digital

Sebagai entitas bisnis yang lama berkecimpung dalam ekosistem teknologi, Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat) terus berinovasi terutama dalam peningkatan sistem dan infrastruktur digital maupun pengembangan sumber daya manusia.

Wahono Ketua Pengurus sekaligus Direktur Utama Kopindosat mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis maupun kualitas SDM. “Kompetensi SDM terus diperkuat terutama di bidang teknologi informasi yang disertai dengan peningkatan digitalisasi administrasi dan proses bisnis,” ujar Wahono.

Digitalisasi administrasi dan proses bisnis yang tengah dilakukan  melalui pengembangan ERP Odoo secara bertahap mulai dari keuangan, HRD, General Administration, Procurement, Simpan Pinjam Syariah dan Project. Selanjutnya akan terus dikembangkan ke fleet management, Point of Sales dan lain-lain.

Sedangkan digitalisasi Simpan Pinjam Syariah dan e-commerce telah dimulai melalui pengembangan aplikasi mobile MyKopin dan sudah pada tahap selesainya aplikasi Simpan Pinjam Syariah. Kedepannya akan dikembangkan aplikasi MyKopin e-commerce mencakup layanan food & beverages, PPOB, Wallet, Car Rental dan lain sebagainya.

Sementara untuk penguatan kompetensi SDM dibidang teknologi informasi (IT), Kopindosat memberikan pelatihan kepada seluruh staf IT. Hasilnya cukup positif dimana memperoleh sertifkasi ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Koperasi yang pada 2021 memperoleh pendapatan sebesar Rp906 miliar ini juga mengembangkan bisnis transportasi dengan menambah portofolio layanan transportasi sistem pemakaian selain layanan transportasi sistem sewa tahunan. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendongkrak pundi-pundi.

Wahono menambahkan, perkuatan digitalisasi dan peningkatan SDM dibarengi pula dengan perluasan sumber daya finansial. Bertambahnya permodalan usaha sangat mendukung upaya pencapaian target bisnis koperasi. “Selain dari simpanan anggota, Kopindosat juga mencari pinjaman dari perbankan. Sejak 2021, kami juga mendapatkan pembiayaan dengan suku bunga murah dari LPDB-KUMKM,” ungkapnya.

Dengan modal finansial yang lebih gemuk, ruang gerak usaha Koperasi dengan aset sebesar Rp548 miliar menjadi lebih luas. Ini penting dilakukan untuk menambah pendapatan koperasi demi meningkatkan kesejahteraan anggota yang jumlahnya mencapai 2.440 orang pada akhir 2021.

Kopindosat didirikan pada 15 Agustus 1983 oleh beberapa karyawan dan didukung manajemen PT. Indosat pada saat itu. Dengan usia yang sudah tergolong matang, yakni 39 tahun, Kopindosat yang berkantor pusat di Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta ini telah terbukti sebagai koperasi multi usaha yang dikelola secara profesional. Beragam prestasi telah direngkuh oleh salah satu koperasi besar Indonesia ini.

Salah satu bukti profesionalitas Kopindosat adalah sejak 10 tahun terakhir ini tidak mendapat keistimewaan dari induknya yaitu PT Indosat Tbk dalam tender-tender proyek. Kopindosat diperlakukan sama dengan vendor lain dalam mengikuti berbagai penawaran di perusahaan telekomunikasi ternama tersebut.

Saat ini Kopindosat dikelola secara efisien oleh 113 karyawan baik karyawan tetap maupun kontrak. Kopindosat memiliki 8 (delapan) kantor perwakilan regional di seluruh Indonesia. Kopindosat mengelola 7 (tujuh) unit usaha yang berorientasi tidak saja kepada laba, namun juga berorientasi kepada manfaat bagi para anggotanya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota, pengurus senantiasa mengerahkan daya upaya untuk meningkatkan SHU  melalui pengembangan usahanya menjadi anak-anak perusahaan. Tercatat ada 4 (empat) anak perusahaan yang telah berhasil dikembangkan oleh Kopindosat.

Melalui inovasi bisnis yang disertai peningkatan kualitas SDM, kata Wahono, Kopindosat akan lebih berkembang lagi pada masa mendatang. “Kami yakin dengan inovasi yang telah dan sedang dikembangkan serta dukungan dari anggota dan pemangku kepentingan lainnya kinerja Kopindosat lebih baik lagi ke depannya,” pungkas Wahono. (Kur)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.