TEI ke-37 Pamerkan Produk Unggulan Tujuh Sektor Utama

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi. Foto : Istimewa.

Jakarta (Peluang) : Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong tujuh sektor utama perdagangan meningkatkan ekspor melalui Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi mengatakan, perkembangan tujuh sektor utama di Indonesia cukup menjanjikan dengan tren permintaan dan suplai meningkat beberapa tahun terakhir.

Ketujuh sektor utama perdagangan yang menjadi target TEI ke-37 adalah manufaktur, fesyen dan aksesori, perawatan kesehatan dan kecantikan, makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi rumah, serta digital dan layanan.

“Tujuh sektor utama perdagangan ini merupakan pilihan yang kami didorong untuk peningkatan ekspor Indonesia. Ketujuh sektor ini memiliki potensi yang besar, peningkatan  permintaan dari berbagai negara sahabat,” ujar Didi.

Didi menambahkan, TEI ke-37 akan mempertemukan para pengusaha produk unggulan ekspor dengan buyers yang berasal dari berbagai negara di dunia. Kemendag terus melakukan persiapan untuk menghadirkan ribuan calon buyers dari luar serta para eksibitor produk-produk berkualitas unggul.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Miftah Farid menambahkan, sampai saat ini antusiasme pelaku usaha untuk menjadi eksibitor ke-37 sangat tinggi untuk memamerkan produk unggulannya.

 “Sebagai pameran terbesar di Indonesia TEI ke 37 dipersiapkan untuk dapat menampilkan dunia usaha Indonesia yang sudah mulai bergeliat sehingga dapat mencapai potensi ekspor pasca pandemi global,” ujar Miftah.

Menurutnya, komitmen untuk mendorong ragam produk unggulan Indonesia menjadi dedikasi Kemendag. TEI ke-37 mengusung tema “Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery” dan diadakan bersama dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW).

TEI ke-37 akan berlangsung sepanjang 19-23 Oktober 2022 secara luring di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang dan 19 Oktober-19 Desember 2022 secara daring.

“Pameran perdagangan digelar dengan metode kombinasi, luring dan daring merupakan peluang  bagi pelaku usaha. Pemerintah dengan kebijakan mendorong berbagai produk unggulan Indonesia untuk bertemu dengan calon buyers potensial dari luar negeri,” pungkasnya. (S1).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.