Tarif Listrik Kok Kayak Cabai…

Derita rakyat tampaknya bakal bertambah panjang. Tarif listrik lagi-lagi akan mengalami “penyesuaian”, terhitung awal April depan. Jadi, bill bulan Februari, yang biasanya dibayarkan 5-20 Maret, belum berubah. Ceritanya berbeda di bulan berikut. Artinya, jumlah pengeluaran rumah tangga mau tak mau kudu bertambah. Ya, apalagi kalau bukan kenaikan harga—yang sebutan manisnya “penyesuaian”.

Hebatnya, penyesuaian yang diusulkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, direncanakan berlangsung setiap tiga bulan. Usulan ini telah disampaikan kepada Komisi VII DPR RI. Program ini, “Sudah bisa implementasi tahun ini, kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jarman.

Saya menyimak berbagai tanggapan dari masyarakat. Rata-rata mereka keberatan. Ada yang mengusulkan, tarif itu seharusnya stabil. Sebab, listrik merupakan kebutuhan primer. Usul lain, “Kalau setahun sekali sih enggak masalah”. Itu pun dengan catatan: PLN harus meningkatkan kualitas pelayanannya. Misalnya, tidak ada lagi mati listrik secara bergilir. Suara terbesar, jika dibikin survei, pastinya tidak setuju dengan pola harga listrik yang dibikin kayak harga cabai. Ini sih bukan berfluktuasi lagi, melainkan naik terus.

Yang setuju ternyata juga ada. Alasannya, harga minyak dunia yang perlahan bergerak naik. Untuk itu, subsidi perlu dikurangi. Hanya saja, subsidi tersebut harus benar-benar tepat sasaran. Bila pemerintah terus memberi subsidi kepada golongan masyarakat mampu, wajar saja jika anggaran negara terancam jebol. Sayangnya, praktik subsidi ini tak pernah benar-benar dievaluasi secara cermat.

Bisakah pemerintah sesekali bertindak benar? Bisakah pemerintah lebih pro rakyat dan menunjukkan kepedulian? Tak adakah simpati atas beban ekonomi rakyat yang bertubi-tubi sepanjang lebih dari dua ahun terakhir? Lalu, apa perlunya pola tarif listrik mengikuti hargai cabai yang cenderung liar dan gak karu-karuan?

 

Robby Mumbunan

Manado, Sulawesi Utara

Bagikan ke:

One thought on “Tarif Listrik Kok Kayak Cabai…

  1. I haven¦t checked in here for some time because I thought it was getting boring, but the last few posts are good quality so I guess I will add you back to my daily bloglist. You deserve it my friend 🙂

Comments are closed.