Tabungan Wadiah BSI Menebar Kebaikan

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong peningkatan dana murah dengan penetrasi tabungan wadiah di masyarakat.

Tabungan wadiah adalah tabungan rupiah yang menggunakan syariah Islam dalam pengelolaannya. Tabungan ini berdasarkan prinsip Wadiah Yad Dhamanah, dimana pengguna tabungan ini tidak akan mendapatkan pembagian keuntungan dari bank selaku penyedia layanan.

Namun dalam waktu tertentu bank akan memberikan hadiah kepada nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tabungan wadiah juga sangat sesuai pada situasi mewabahnya virus corona saat ini, karena memberi banyak keringanan bagi penggunanya.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, tabungan wadiah merupakan produk simpanan BSI yang paling diminati oleh nasabah.

Untuk itu, perseroan terus memperkuat penetrasi produk melalui berbagai inovasi yang sejalan dengan semangat BSI dalam meningkatkan literasi keuangan syariah.

“Wadiah bersifat titipan, sehingga nasabah yang membuka rekening dengan akad wadiah, tidak dikenakan biaya administrasi bulanan,” kata Anton, Senin (8/8/2022).

“Tabungan wadiah tidak ada biaya administrasi tetapi bisa menikmati layanan BSI Mobile, bebas biaya tarik tunai di ATM yang berlogo Bank Mandiri,” tambahnya.

Tabungan wadiah dikelola dengan prinsip yad dhamanah. Keunggulan dan kekhasan yang dimiliki produk tabungan wadiah mendorong pertumbuhan solid kinerja tabungan BSI.

Per Maret 2022, BSI mencatat volume dana tabungan secara keseluruhan mencapai Rp 100,73 triliun atau tumbuh 15,48 persen. “Capaian ini menjadikan tabungan wadiah BSI menduduki peringkat top 5 secara nasional,” ujar Anton.

Melalui Islamic Book Fair 2022 Life With BSI, Program 100% Kebaikan menawarkan berbagai promosi menarik. Salah satunya pembukaan rekening online BSI Tabungan Easy Wadiah.

Melalui program ini, nasabah sekaligus berdonasi buku Rp 25 ribu pada sekolah binaan BSI Maslahat.

“BSI Maslahat merupakan strategic partner berbagai program donasi. Seperti infaq untuk pengembangan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Infaq yang diberikan ini akan digunakan untuk pembelian buku Islami yang akan disalurkan kepada sekolah-sekolah binaan BSI Maslahat yang ada di seluruh Indonesia.

“Kami berharap program 100% Kebaikan ini
mampu menjadi energi pendorong bagi masyarakat untuk selalu melakukan kebaikan. Ini sejalan dengan prinsip syariah yakni sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual,” pungkas Anton.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.