Syafii Efendi Motivator Termuda Indonesia, Bertekad Cetak Satu Juta Milyarder Muda Baru

Bukan salah Anda jika lahir dalam kondisi miskin, tetapi jika Anda mati  dalam keadaan miskin 100 % itu salah Anda.

S

Lima tahun silam, nama Syafii Efendi agaknya bukan siapa-siapa di blantika para tokoh motivator Indonesia. Sosoknya masih belum bisa disandingkan  dengan para seniornya yang sudah lebih dulu ngetop, seperti Tung Desem Waringin, Mario Teguh, Andre Wongso atau Bong Chandra maupun Ippho Santoso. Namun kini siapa yang tidak kenal dengan anak muda kelahiran Pantai Cermin Sumatera Utara 4 Agustus 1991 ini. Namanya kian fenomenal sebagai inspirator kaum  muda Indonesia untuk berprestasi dan berkarya unggul. Jam terbangnya sebagai motivator memang masih relative singkat, namun dalam waktu yang singkat itu Syafii telah memotivasi hampir satu juta anak muda di berbagai pelosok Tanah Air. Drop out Universitas USU Medan ini  bahkan mendapat julukan sebagai trainer dan motivator sukses termuda Indonesia. Profesi sebagai motivator awalnya bukan pilihan hidupnya, Syafii justru tertarik menjadi pengusaha sukses lantaran latar belakang ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Di tengah sedikit suksesnya jadi  pengusaha muda, Syafii merasa tak ingin menikmatinya sendirian. “Masih banyak anak muda Indonesia sebaya saya yang belum mampu dan bahkan tidak tahu bagaimana memanfaatkan potensinya untuk jadi wirausaha sukses, itu sebabnya hampir  90% lulusan perguruan tinggi lebih suka melamar kerja ketimbang membangun pekerjaan. Saya prihatin, ” ujarnya dalam percakapan dengan  Majalah PELUANG baru-baru ini. Berikut petikannya.

 

ANDA KINI DIKENAL SEBAGAI MOTIVATOR TERMUDA INDONESIA. APAKAH INI CITA-CITA ANDA SEJAK AWAL? 

 

Awalnya saya hanya ingin jadi pengsuaha sukses, namun belakangan  muncul niat saya untuk berbagi sukses dengan yang lainnya memotivasi kaum mudah untuk juga bisa sukses dan mandiri. Saya menyukai pekerjaan ini karena berbicara baik dan mengajar adalah cara belajar yang paling efektif. Dengan memberi tahu, mengarahkan atau share ilmu kepada sebanyak mungkin orang. Otomatis saya semakin pintar dan saya semakin semangat lagi untuk belajar.

 

KAPAN MENEKUNI PROFESI INI?

 

Sejak usia 18 Tahun saya sudah tertarik di dunia training, waktu itu saya masih SMA Kelas 3 menuju ke bangku perkuliahan.

 

APAKAH KELUARGA, TERUTAMA KEDUA ORANG TUA  ANDA MENDUKUNG PROFESI INI?

 

Pada awalnya, apa yang saya lakukan dilarang oleh orang tua saya karena kelihatan tidak menghasilkan. Tetapi terus menerus saya lakukan sambil meningkatkan kapasitas diri. Akhirnya bisnis pun bagus dan di dunia pembicara pun saya semakin improve ke arah yang lebih profesional.

Ketika terbukti bahwa menjadi motivator adalah profesi yang mulia sekaligus menghasilkan,  kini keduanya begitu merestui.

 

PENGALAMAN ANDA KETIKA PERTAMAKALI TAMPIL SEBAGAI MOTIVATOR?

 

Jelasnya saya sangat gugup. Tapi berbekal pengalaman memimpin OSIS dari SMA Kelas 1. Saya tinggal merubah gaya organisasi menjadi full motivasi dan edukasi saja. Lama kelamaan terbiasa dan terus bertumbuh menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

 

BAGAIMANA DENGAN  SEMANGAT KEBANYAKAN ANAK MUDA INDONESIA DALAM BERPRESTASI?

 

Indonesia hari ini sebenarnya sudah mulai menyadari pentingnya prestasi dan harapan yang lebih baik. Hanya saja belum didukung oleh banyak pihak. Ini lah tugas kita untuk saling mendukung dan memberikan motivasi kepada mereka untuk berani bermimpi, memulai dengan tindakan dan menyelesaikannya sampai tuntas.

 

MENURUT ANDA APAKAH ORIENTASI KERJA ANAK MUDA KINI  LEBIH TERTARIK JADI WIRAUSAHA ATAU KARYAWAN?

 

Mayoritas masih banyak yang ingin menjadi pegawai sih. Tetapi dengan banyak fakta-fakta mendukung seperti jumlah pengangguran, potensi alam Indonesia dan potensi lainnya, mereka kian tertarik terjun sebagai seorang wirausaha yang bebas memiliki waktu dan uangnya sendiri. Tanpa harus diperintah dan terbebani oleh regulasi.

Bagikan ke: