Sidak Ridwan Kamil Temukan Dua Pabrik Tekstil Langgar PPKM Darurat

Ilustrasi-Foto: Merdeka.

BANDUNG—Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama Forkopimda Jabar melakukan sidak di dua pabrik tekstil yang berada di Kabupaten Bandung dalam rangka memastikan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan, Minggu (11/7/21).

Ternyata PT Daliatex Kusuma,  salah satu  pabrik yang disidak  Gubernur dan jajarannya menemukan karyawan yang Work From Office (WFO) melebihi kapasitas 50 persen.

“Hasilnya ditemukan sudah mengurangi, tapi tidak taat aturan atau lebih dari 50 persen WFO,” ujar pria yang karib disapa Kang Emil.

Pimpinan perusahaan mendapatkan teguran dan  diminta agar taat aturan 50 persen WFO.

Pelanggaran juga ditemukan saat sidak ke PT Candratex Sejati. Perusahaan masih melakukan WFO 100 persen. Pabrik ini mendapat sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Kang Emil mengakui, perusahaan tersebut berorientasi ekspor dan memiliki dokumen Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). Namun perusahaan itu harus mematuhi aturan dalam PPKM Darurat.

Perusahaan tidak mematuhi aturan PPKM Darurat, maka mobilitas masyarakat akan sulit dikurangi.

“Kenapa harus dikurangi mobilitas karena skenarionya tanpa PPKM Darurat kurva kita tinggi. Tapi dengan PPKM Darurat akan landai,” tegas Emil.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *