Serahkan Rumah Gratis untuk Non Anggota

RUMAH berdinding bilik bambu dan kumuh itu memang jauh dari layak huni. Pemiliknya, Rinah, janda berusia 81 tahun itu pun tidak punya pilihan selain pasrah menempati gubug reot yang sudah dihuninya selama puluhan tahun. Kamis malam, 30 Juni 2017, rumah di Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang itu roboh diterjang hujan lebat disertai petir yang melanda daerah tersebut. Rinah bergegas keluar dari gubugnya yang roboh itu, tubuhnya basah kuyup mencari perlindungan.

“Ya Allah saya tinggal dimana lagi, semoga ada orang yang bersedia bangunkan rumah untuk saya,” doanya dengan tubuh menggigil menahan dinginnya malam. Doa nenek tua itu didengar oleh pegiat pembangunan Rumah Layak Huni Gratis (RLHG) yang merupakan bagian dari aktivitas sosial Kopsyah BMI. Terenyuh dengan nasib yang menimpa Rinah, Presiden Direktur Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara langsung memerintahkan para stafnya untuk membangunkan rumah baru layak huni untuk nenek tua itu. Ketentuan RLHG yang semula hanya disediakan kepada anggota koperasi itu pun diabaikan lantaran ada masyarakat yang butuh pertolongan mendesak.

“Ibu Rinah memang bukan anggota Kopsyah BMI, namun itulah ketentuan Allah SWT, rumahnya yang roboh dapat bantuan dari Infaq pengelola Kopsyah BMI serta berbagai pihak yang memang peduli,”  ujarnya saat menyerahkan kunci rumah RLHG seluas 5×5 meter persegi itu kepada Rinah, Kamis, (27/7/17) di Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang.   (Ira)

Bagikan ke: