Salimah Dukung Ekosistem Halal Melalui Koperasi

Ketua Umum Salimah, Etty Praktiknyowati. Foto ; Istimewa.

Jakarta (Peluang) : Persaudaraan Muslimah (Salimah) berkomitmen mendukung berkembangnya ekositem rantai halal di Indonesia melalui program-program bidang ekonomi, di antaranya dengan koperasi sebagai bentuk kontribusi.

Ketua Umum Salimah, Etty Praktiknyowati mengatakan, organisasi massa perlu memiliki koperasi sebagai bentuk pendidikan dan pemberdayaan bagi masyarakat. “Koperasi juga berfungsi sebagai wadah yang menghubungkan kebutuhan anggota dengan kebijakan pemerintah maupun lembaga donor,” ujar Etty, melalui rilisnya, Sabtu (13/8/2022).

Etty menegaskan, koperasi tidak sama dengan perbankan yang berorientasi pada laba. Jiwa yang dibangun di dalam koperasi adalah tolong menolong untuk memenuhi kebutuhan bersama anggotanya.

Relevan dengan visi organisasi, Salimah mendirikan koperasi syariah di seluruh wilayah Indonesia. Koperasi ini sebagai wadah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi anggota dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan budaya.

Salimah telah mencanangkan pendirian koperasi di semua kabupaten di Indonesia dengan nama Koperasi Syariah Serba Usaha Salimah (KOSSUMA).

Sebanyak 97 KOSSUMA yang telah berdiri saat ini kemudian dipayungi oleh satu koperasi sekunder INKOSSUMA yang berada di Pimpinan Pusat Salimah.

“Harapannya melalui koperasi, Salimah memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dan negeri ini,” kata Etty.

Dalam beradaptasi dengan era digitalisasi, Salimah membangun platform K@SI Mobile yang menyediakan berbagai fitur transaksi untuk melakukan setoran simpanan atau tabungan dengan akses jaringan perbankan. Serta untuk melihat saldo simpanan, melakukan pembelian dan pembayaran. Selain itu, bisa untuk transfer uang antar anggota dan jaringan perbankan, dan pengajuan pembiayaan secara online.

Kegiatan ekonomi Salimah tidak terbatas pada koperasi saja. Dalam hal menyediakan alternatif produk makanan halal, Salimah memiliki perusahaan laba PT Salimah Prakarsa Cemerlang yang memproduksi 58 produk halal Salimah Food.

Selain itu, telah berdiri pula 485 outlet Salimah yang menjual produk-produk Salimah, mitra, dan anggota di seluruh Indonesia. Salimah juga membuka kesempatan pengumpulan modal dalam bentuk wakaf melalui Lembaga Wakaf Salimah (LWS).

Etty menyatakan bahwa ekosistem halal yang dibangun Salimah sejalan dengan visi Presiden dan Wakil Presiden, yaitu terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong. “Kami siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung ekosistem rantai halal,” tutupnya.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.