Petani Sayur Hidroponik Kediri Donasi 1,5 Kuintal Sayuran untuk Warga Terdampak Corona

Kohikari-Foto: Radra Kediri.

KEDIRI—-Bukan saja mampu bertahan di tengah pandemi Corona, Komunitas Hidroponik Kota Kediri (Kohikari) menunjukkan kepeduliannya.  Kohikari mampu mendonasikan 233 paket sayuran hidroponik seberat 1,5 kuintal untuk warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota yang melakukan isolasi diri karena salah satu warganya positif Covid-19, Kamis (23/4/20).

Paket sayuran yang didonasikan ini berasal dari kebun anggota yang sedang panen. Anggota komunitas yang berdiri pada 2018 ini memiliki kebun sendiri meski tidak luas, hanya belasan meter persegi saja.

Maesaroh (48 tahun), Bidang Pemasaran Kohikari Maesaroh menuturkan, awal kegiatan berkebun organik di PAUD SPS Ar-Rahmat, Kleco, tempatnya mengajar.

“Pada saat itu saya hanya berpikir agar PAUD punya penghasilan.  Modal dibiayai sekolah dan akhirnya PAUD punya penghasilan tambahan untuk biaya operasional,” ujar Maesaroh seperti dikutip dari Berita Jatim.

Dikatakannya,  pada masa pandemi Corona seperti sekarang, sebetulnya pembeli tetap ada. Hanya saja Kohikari tak bisa memperluas pembeli dan mengenalkan hidroponik lebih luas.

Dalam menjalankan bisnisnya, Kohikari tak hanya menjual sayuran tapi juga ada misi untuk mengenalkan bertanam di halaman rumah dengan sayuran ini.

“Biasanya kami buka stan di dekat Hotel Penataran saat car free day . Sekarang pas Corona, tidak bisa lagi karena car free day ditiadakan,” imbuh Maesaroh.

Sementara ini, berkebun tetap berlangsung karena dikerjakan di rumah. Propspek bagus karena sayuran termasuk bahan pangan yang selalu dibutuhkan.

Panen kangkung dilakukan  setiap 2 minggu sekali dengan hasil 10 kilogram. Harga ke pembeli Rp15.000 per kilogram. Sedangkan lettuce dan samhong dijual Rp20.000  hingga Rp 25.000 per kilogram.

Pembelinya kebanyakan langganan dan bila panen banyak, khususnya samhong dan lettuce akan dibawa ke Surabaya.

Bagikan ke: