Pembuktian Boping

Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Ketut Suryadi  memenuhi janjinya.  Sepanjang dua hari, Tanah Lot, di Kabupaten Tabanan, Bali disesaki dengan aroma musik, lebih khusus lagi musik balada.

Didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah komando Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, dua perhelatan musik besar digelar dengan apresiasi amat meriah.  Yang pertama Diskusi Musik Balada – Sketsa Sosial  di Sanggar Anak Angin, Tabanan Jumat ( 19/5 ). Perhelatan lainnya adalah  Konser dan Launching Album ‘Jiwa Merdeka’ dimainkan di Pantai Nyanyi, Tanah Lot ( 20/5 ). Semuanya bersandar pada rilis album Jiwa Merdeka karya bersama I Ketut Suryadi atawa  Boping bersama bandnya, Anak Angin.

Hadir sebagai pembicara pada Diskusi Musik mentor ‘pencipta lagu’ Sawung Jabo, pengamat musik Bens Leo dan penyanyi musik bertutur Bali, Ayu Weda dengan moderator I Dewa Nyoman Wiratmaja.  Mereka sepakat menempatkan album Jiwa Merdeka dengan vokalis dan komposer Boping Suryadi, yang berisi ragam genre musik seperti pop rock, country ( juga dimainkan dengan banjo ), pop blues, ballad rock, dengan lirik-lirik skertsa sosial, kemanusaan, empati pada sesama, berada pada wilayah edar musik garapan Iwan Fals, Oppie Andaresta, Franky Sahilatua, Djaduk Ferianto, Leo Kristi, Ebiet G Ade, atau sebagian liriknya ada yang satu visi dengan musikus perempaun Bali, Ayu Laksmi.

Pada sesi panggung musik di Pantai Nyanyi, Anak Angin Productions menampilkan panggung megah, set lighting dan sound system 40.000 watts, ditata outdoor, dengan dua layar video wall di sayap panggung.  Penonton boleh menikmati musik dengan duduk di kursi atau berdiri.  Boping dengan lagu-lagu sketsa sosial dan kemanusiaannya seperti ‘Rimba Asing’, ‘Calo Jalur Tikus’, ‘Gumi Brara Brere’. ‘’Debu Berkabut’, ‘Egaliter’( menampilkan potongan pidato Bung Karno ) , ‘Padamu Negeri’, ‘Berikan Cinta Yang Tersisa’ ( lagu empati Bencana Alam Kintamani )  tampil dengan full band berformasi Teddy Irawan ( keyboards, gitar, vokal latar ), Iwan Andrean ( gitar ), Anang Rachman ( bas, vokal latar ), Dean Andreana Hakim ( drums ), plus additonal gitaris dan perkusi, serta Trio Flowers – tiga bidadari penyanyi Dila Mufidah ( solois untuk ‘Bercerminlah’ ), Mitha Intan Wulandari ( ‘Angin Menyambar’ ) dan Anindita Setyanandani menyanyi pada lagu ‘Menjadi Matahari’. Ketiganya juga backing vokal buat vokalis utama Boping Suryadi.

Konser ditutup dengan penampilan sang guru, mentor dan provokator menulis lagu dan rekaman album Jiwa Merdeka, musisi Sawung Jabo yang ‘diimpor’ langsung dari Sydney, Australia. Jabo berduet dengan Boping Suryadi membawakan lagu ‘Anak Angin’ yang ditulis khusus vokalis Sirkus Barock itu buat I Ketut ‘Boping’ Suryadi dan kawan-kawan, “Kami akan sumbangkan hasil penjualan album Jiwa Merdeka dari Anak Angin ini untuk membangun sanggar sanggar seni di Tabanan,“ janji I Ketut ‘Boping’ Suryadi, sang konseptor lirik-lirik kritis. Orkastrator Politik Kabupaten Tabanan ini. ( Bens Leo / Foto : Mohamad Ihsan )

Bagikan ke: