Peluang Tak Lazim, Asal Mau

Di tengah suasana persaingan kerja semakin ketat, sebanrnya, peluang job baru tidaklah benar-benar tertutup. Cobalah dengan sedikit membuka mata lebar-lebar dan keseriusan berpikir.

tak lazim

Bekerja untuk orang lain pada awalnya tetap diperlukan. Bagaimanapun, hampir tak ada pebisnis yang tiba-tiba jadi ‘bos’; kecuali putra  mahkota yang ketiban pulung mewarisi usaha ayahnya. Pengalaman menjadi pekerja biasa atau staf itu sangat berguna. Seseorang yang meniti jenjang kariernya dari bawah umumnya lebih tangguh dan tahan uji ketika tiba saatnya dirinya menjadi juru mudi perusahaan. Ia akan paham seluk beluk persoalan (dan kiat menanggulangi persoalan itu) di berbagai jenjang.

Jika anda keberatan jadi karyawan, dan cukup yakin untuk berangkat dari nol, pilihan lain adalah mendirikan bisnis sendiri. Mulai saja misalnya dari skala kecil-kecilan. Tapi jangan kelewat nekat masuk di bidang yang tidak anda pahami dengan baik. Jangan ambil risiko tos-tosan. Dalam posisi ini, anda bebas mengatur waktu, mau mengaktifkan diri berapa jam sehari, silakan saja. Istilahnya, anda memilih jadi kepala ikan kecil ketimbang jadi ekor ikan besar.

  1. Bengkel Panggilan. Jika bengkel biasa melayani pelanggan di tempat mereka, anda bisa tawarkan model jemput bola. Anda justru mendatangi pelanggan. Banyaknya kendaraan mogok di tengah jalan merupakan peluang bisnis. Tentunya anda perlu memiliki montir berpengalaman. Ketika kendaraan bermotor yang tumbuh dengan amat pesat itu mogok di jalan. Tim bengkel darurat panggilan siap datang ke lokasi sebagai solusi. Bengkel darurat panggilan juga bisa menyiapkan bahan bakar untuk kendaraan yang kehabisan.
  2. Tukang Kayu Panggilan. Perkembangan bisnis properti yang pesat sebenarnya melahirkan peluang bagi bisnis jasa pertukangan. Sama halnya dengan peluang yang timbul dari pesatnya perkembangan kendaraan bermotor. Ini bisa digarap tanpa menuntut keahlian tinggi. Berbagai pekerjaan sederhana juga bisa menjadi fokus bagi bisnis jasa pertukangan. Umpamanya, jasa memperbaiki pipa air yang bocor, jasa memperbaiki atap/genting yang bocor, pengecatan bangunan atau perbaikan tembok yang rusak karena pengaruh cuaca dan kecelakaan. Tinggal lagi bagaimana anda mempromosikan diri dan menentukan tarifnya, borongan atau harian.
  3. Pembersih Panggilan. Setelah acara besar di rumah, biasanya kita melakukan bersih-bersih rumah sendirian atau dibantu dengan beberapa anggota keluarga yang lain. Pasti sangat melelahkan jika harus membersihkan rumah dalam waktu yang singkat. Dari sinilah ide bisnis jasa kebersihan panggilan muncul. Kita bisa mulai merintis jasa kebersihan panggilan bagi orang lain yang juga sering mengalami kerepotan saat membereskan rumah. Siapkan saja paket-paket pembersihan rumah yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan.
  4. Penjaga Keamanan Rumah. Budaya mudik membuat sebagian masyarakat yang tinggal di kota besar memilih pulang kampung pada hari libur atau hari raya tertentu. Mereka kadangkala tidak pulang dengan keadaan tenang karena memikirkan keamanan rumah yang mereka tinggalkan. Jasa keamanan rumah bisa beroperasi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang memanfaatkan teknologi CCTV, ada juga yang mempercayakan keamanan rumah pada pihak-pihak yang terbiasa mengamankan suatu gedung atau bangunan.
  5. Penitipan Hewan Peliharaan Musiman. Satu lagi masalah yang biasanya dihadapi oleh orang-orang yang sering mudik. Masalah tersebut adalah hewan peliharaan yang akan ditinggalkan. Solusi mudah untuk hewan peliharaan yang ditinggal mudik adalah menitipkannya pada jasa penitipan hewan peliharaan. Pilihan hewan peliharaan yang bisa dititipkan juga sebaiknya tidak terbatas pada anjing dan kucing saja. Mulailah bidik jenis hewan lainnya seperti kelinci, reptil, ular, ikan atau unggas. Intinya, pilihlah ide bisnis yang unik dan minim persaingan agar kans meraih sukses jadi lebih besar. (dd)●
Bagikan ke: