Pekerja Serabutan Yang Sukses Jadi Manajer

10 tahun silam tiada yang mengenal Theofilus Evi. Maklum, ia hanya pekerja serabutan dengan penghasilan yang terbatas. Namun, pria yang biasa disapa Pak Obama itu tidak menyerah dengan keadaan. Ia bertekad untuk mengubah nasib dengan bekerja di Kopdit Pintu Air.

Menurut Pak Obama, selain ingin memperbaiki kesejahteraannya, pilihan bekerja di Kopdit yang kondang dengan semangat solidaritasnya itu adalah untuk membantu sesama. Sebab, salah satu Kopdit terbesar di Indonesia itu terkenal dengan keberpihakannya terutama untuk kaum marjinal.

“Kopdit Pintu Air memiliki beragam produk solidaritas seperti Solduta (Solidaritas Duka Cita), Solkes (Solidaritas Kesehatan) dan lainnya yang sangat bermanfaat untuk anggota,” ungkap Pak Obama.

Dengan jabatan yang kini disandangnya sebagai Manajer Area Flores Bagian Timur Kopdit Pintu Air, dua obsesi pria kelahiran Natargahar 22 Juli 1985 ini sudah tercapai. Kesejahteraan lebih meningkat dibanding saat bekerja serabutan dan dapat membantu anggota.

Pak Obama juga tidak terlalu menghiraukan pandangan minor dari sebagian orang tentang koperasi. “Mereka yang memandang miring soal kiprah koperasi hanya belum tahu saja. Inilah tugas kita semua untuk memberikan pemahaman dan edukasi yang benar tentang perkoperasian,” pungkasnya.

Bagikan ke: