Pandemi Bakal Berkepanjangan?

KASUS corona di Indonesia masih terus bertambah. WHO menyebut bahwa pandemi ini masih jauh dari ‘akhir’. Kapan? Para ilmuwan tak bisa memprediksi. Namun tanda-tanda kea rah itu mulai tampak. “Pandemi di mana pun dan kapan pun hanya akan berakhir jika terpenuhi salah satu dari tiga pilihan (tanda),” ujar Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman.

Tanda yang dimaksud, pertama, ditemukannya obat definitif yang efektif untuk menyembuhkan penyakit Covid-19 atau setidaknya mencegah terjadinya infeksi (profilaksis atau PreP). Kedua, ditemukannya vaksin yang dapat memberikan kekebalan efektif terhadap serangan virus SARS-CoV-2. Ketiga, terjadinya kekebalan alamiah  setelah sebagian besar manusia terinfeksi Covid-19.

Saya mengikuti argumen baik dari pihak yang optimistis maupun yang optimistis. Jujur saja, saya bingung mengambil kesimpulan. Lebih-lebih jika dikaitkan dengan opini kritis yang menyebut bahwa pandemi ini proyek rekayasa henoside sekian miliar populasi manusia di muka bumi.●

Rina Sabillah

Bandung, Jabar

Bagikan ke: