Notaris Menentukan Mutu Koperasi

BANDUNG (10/2): Banyak faktor yang dapaat mendorong kemajuan sebuah usaha koperasi. Selain partisipasi anggota dan usaha yang riil, aspek organisasi dan legal juga sangat menentukan. Olehnya, kata Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari peran pejabat Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) juga sangat menentukan. Karena sejak awal mereka mengikuti perjalanan serta pertumbuhan Koperasi dari sejak pendirian, pengesahan Badan Hukum, perubahan anggaran dasar, penggabungan, peleburan hingga tahap akhir yaitu ketika suatu koperasi memutuskan untuk bubar.

Notaris2

Choirul mengemukakan hal itu dalam acara Pelatihan Pembekalan Notaris untuk menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi, Rabu, (10/2) di Hotel Grand Tjokro, Bandung. Acara diikuti oleh 150 Notaris dari berbagai wilayah, yang dikoordinir oleh Pengurus Ikatan Notaris Indonesia (INI) Daerah Bandung.

Lantaran perannya yang strategis tersebut, masih kata Choirul, maka Notaris menentukan mutu kelembagaan Koperasi. Notaris berperan untuk melakukan seleksi dan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang diperlukan guna memastikan proses-proses organisasional yang dilakukan oleh koperasi telah lengkap, memenuhi syarat dan tidak mengandung unsur pelanggaran terhadap peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. “Notaris menjadi benteng penyelamat koperasi,” ujarnya seraya menambahkan di masa lalu dokumen-dokumen penting banyak yang dibuat “di bawah tangan” tidak di dihadapan Notaris.

Secara terpisah peserta Pelatihan Pembekalan merasa mendapatkan tambahan ilmu utamanya tentang aspek-aspek hukum koperasi yang memang selama ini belum dikuasai. Selama pendidikan, peserta memperoleh materi mengenai tata cara pendirian koperasi, penyusunan dokumen-dokumen, tugas pokok dan prosedur menjadi NPAK serta Kapita Selekta permasalahan hukum dalam koperasi. Menurut panitia penyelenggara antusiasme Notaris muda cukup tinggi, melampaui target ditetapkan. Ke depan, kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM diharapkan berlanjut terutama dalam mensukseskan program Deputi Kelembagaan dalam penerbitan 1.000 Akta Pendirian Koperasi selama Tahun 2016. (Ira)

Bagikan ke: