Ledakan Reaktor Chernobyl (1986)

chernobyl

Chernobyl merupakan sumber utama tenaga listrik di Ukraina. Pusat nuklir ini meledak dan menyebarkan berbagai zat radiokatif sangat berbahaya. Pemerintah Uni Soviet awalnya menyangkal. Belakangan mengaku juga, setelah awan berbahan radioaktif mengepul di angkasa. Ledakan itu diumumkan akibat kesalahan teknis. Setelah Uni Soviet runtuh, pemerintah Ukraina menghentkian aktivitas pusat nuklir Chernobyl secara total, Desember 2000.

Pada 26 April 1986, Reaktor #4 (salah satu dari empat reaktor nuklir) di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl di dekat kota Pripyat, Ukraina, meledak. Ledakan itu terjadi pada 1:23 dini hari ketika warga kota Pripyat sedang tertidur. di Oblast Kiev, dekat dengan perbatasan Belarusia. Ketika pembangkit yang terletak 14,5 km utara-barat laut di Chernobyl Raion (distrik) dibangun, para pekerjanya ditempatkan di Prypiat, sebuah kota kembar berdekatan.

Chernobyl ditinggalkan penghuninya tahun 1986. Sekarang masih terdapat sedikit penghuni di sana. Tingkat radiasi di lingkungan ini masih kritis, yaitu pada 5,6 roentgen per second (R/s) (0.056 Grays per second, atau Gy/s). Radiasi yang dittularkannya luar biasa, menyebar ke sebagian besar wilayah Uni Soviet dan sebagian negara di Eropa Utara. Konon, radiasinya berlipat-lipat lebih besar dibanding bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan ribuan atau mungkin puluhan ribu orang terpapar imbas radiasi.

Wisatawan tujuan Cherbobyl harus mengajukan izin 10 hari sebelum keberangkatan. Izin tersebut harus mendapat persetujuan dari beberapa instansi, antara lain Departemen Dalam Negeri dan Departemen Kesehatan. Alternatif lainnya, berkunjung saja ke Museum Chernobyl, tak jauh dari stasiun metro, Kontraktova Polscha, Kiev. Kota tersebut juga luluh lantak. Puluhan ribu orang harus mengungsi, tapi tetap tak bisa mengelak dari efek radiasi.

Begitulah, umat manusia harus sungguh-sungguh belajar dari tragedi tersebut, supaya tak terulang lagi di masa mendatang. (dd)

 

Bagikan ke: