KSPPS Binama Kepedulian Ekstra pada Pelayanan  

kop binama

Di era reformasi, cukup banyak koperasi menunjukkan kinerja bagus. Hal itu sangat terkait dengan keseriusan pengurus dan kesungguhan pengelola membesarkan usaha, di samping didukung tertib anggota yag sama-sama berpikir untuk kemajuan bersama. Koperasi Jasa Keuangan Syariah Bina Niaga Utama (KJKS Binama) termasuk salah satu di antaranya.

Dalam buku 100 Koperasi Besar Indonesia (edisi 2015), Koperasi Jasa Keuangan Syariah Bina Insan Utama didaulat sebagai salah satu koperasi besar Indonesia. Posisinya selevel bersama-sama dengan 45 koperasi lain yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Untuk diketahui, perputaran modal di 46 koperasi papan atas itu mencapai hampir Rp9 triliun yang manfaatnya dapat dinikmati oleh sedikitnya 1.093.293 anggota.

Salah satu faktor yang membuat koperasi ini maju adalah transparasi dan penerapan sistem informasi manajemen profesional. Koperasi syariah yang diketuai H Agus Mubarok ini mencatatkan angka-angka membanggakan pada ahun buku 2014. Pertumbuhannya tercatat 33% atau Rp1,9 miliar dari tahun buku sebelumnya, dengan pendapatan yang dibukukan Rp7,9 miliar (tahun buku 2013: Rp5,9 miliar), dan SHU sebelum pajak sebesar Rp1,186 miliar.

Di sisi organisasi, koperasi ini patuh pada regulasi. Sejak diberlakukan UU No. 17/2012, program-program KJKS Binama pun cepat menyesuaikan diri. Atas ketentuan peningkatan permodalan, misalnya, direalisasikan dengan menaikkan jumlah simpanan pokok dari Rp 250 ribu menjadi Rp 10 ribu. Namun, seiring dibatalkannya UU tersebut oleh Mahkamah Konstitusi/MK, pihak KJKS pun urung melaksanakan penyesuaian.

Perbaikan pelayanan merupakan aspek yang diberi perhatian serius dari waktu ke waktu. Antara lain, dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan-pelatihan dan workshop. Performa kantor pun ditingkatkan, agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada anggota. Rapat Anggota Tahunan (RAT) digelar tepat waktu di kuartal pertama awal tahun. RAT tahun 2014 lalu, misalnya, hajat tahunan koperasi ini diselenggarakan pada tanggal 21 Maret.

Guna memfasilitasi kegiatan tatap muka anggota sebagai pemilik koperasi, pengurus menyediakan tempat cukup representatif, yakni di Hotel Muria, di Jalan Dr Cipto, Semarang. Tersedianya prasarana yang memadai ini diharapkan mampu merangsang dan melahirkan ide-ide bagus demi perkembangan dan kemajuan koperasi di masa depan.

Di bidang organisasi dan kelembagaan, KJKS Binama mampu menambah jumlah modal penyertaan sebesar Rp861 juta lebih, sehingga total modal penyertaan yang dibukukan per 31 Desember 2014 menjadi Rp4,329 miliar. Atas kinerja yang ngejreng ini, wajar jika KJKS Binama ini memperoleh ganjaran skor 74,20 dan untuk itu pula mereka berhak atas predikat Koperasi Cukup Sehat. (Yun)

 

Bagikan ke: