KSP Makmur Mandiri Meraih Kinerja Gemilang

“Kinerja operasional dan keuangan tumbuh positif sehingga KSP Makmur Mandiri semakin dipercaya oleh anggota dan masyarakat”.

PEREKONOMIAN sepanjang tahun 2017 tumbuh moderat di level 5,05%, atau dibawah yang ditargetkan sebesar 5,2%. Penurunan daya beli masyarakat (konsumsi) menjadi penyebab utama tidak tercapainya realisasi target pertumbuhan. Di tengah kondisi yang menantang tersebut, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Makmur Mandiri sukses merealisasikan kinerja operasional dan keuangan yang gemilang.

Tumbur Naibaho, Ketua KSP Makmur Mandiri mengatakan, usaha koperasi yang dipimpinnya tumbuh positif pada 2017. Pertumbuhan usaha ini ditopang oleh permodalan yang semakin kuat. “Realisasi pinjaman tumbuh disertai modal usaha yang meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Tumbur saat RAT KSP Makmur Mandiri, 24 Januari 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Koperasi yang berkantor pusat di Bekasi ini menyalurkan pinjaman sebesar Rp330,70 miliar, tumbuh 43,77% dibanding tahun 2016 sebesar Rp230,01 miliar. Pertumbuhan pinjaman ini membuktikan KSP Makmur Mandiri telah membantu mengembangkan usaha anggotanya.

Pertumbuhan pinjaman diikuti dengan kenaikan simpanan anggota dalam dalam Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, maupun Simpanan Khusus. Total Modal Sendiri (sebelum SHU) sebesar Rp47,21 miliar, tumbuh 17,93% dibanding tahun 2016.

Selain dari anggota, KSP Makmur Mandiri mendapat pinjaman (modal eksternal) sebesar Rp10 miliar dari Bank BRI Agro. Ini menunjukkan bahwa koperasi yang bervisi “Menjadi Salah Satu Koperasi Terbaik di Indonesia” sebagai lembaga yang dipercaya baik oleh anggota maupun pihak eksternal.

Meningkatnya penyaluran pinjaman dan simpanan anggota mendorong lonjakan aset sebesar 64,18% menjadi Rp201,75 miliar dari tahun 2016 sebesar Rp122,88 miliar.

Dari kegiatan usaha yang dijalankan, KSP Makmur Mandiri membukukan pendapatan usaha sebesar Rp100,37 miliar, tumbuh 41,70% dibanding tahun 2016 sebesar Rp70,83 miliar.  Jumlah ini melebihi target Pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp88,71 miliar. Sedangkan SHU sebesar Rp3,39, naik 52,02% dibanding tahun sebelumnya.

Tumbur menambahkan, pencapaian kinerja keuangan yang positif diikuti dengan kepercayaaan masyarakat terhadap koperasi yang terus tumbuh. Ini dibuktikan dari meningkatnya jumlah anggota menjadi 11.135 orang dan calon anggota sebesar 34.555 orang. “Koperasi kami semakin dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Sesuai dengan fungsi koperasi, KSP Makmur Mandiri telah memberikan pendidikan anggota. Tujuannnya agar anggota memiliki pengetahuan tentang perkoperasian dan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggota.

Selain bertambahnya jumlah anggota, Koperasi yang berdiri pada 22 Juni 2009 ini terus memperluas jaringan kantor pelayanan. Sampai akhir tahun 2017, Kantor Cabang sebanyak 86 kantor yang dibagi dalam 17 wilayah. Hal ini untuk memudahkan koordinasi dan mendekatkan pelayanan kepada anggota.

Pencapaian kinerja tahun 2017 yang membanggakan menjadi penyemangat tersendiri bagi pengurus dan pengawas untuk menjadikan tahun 2018 lebih baik. Hal ini tercermin dari target yang ditetapkan pada tahun ini.

Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibanding tahun sebelumny, KSP Makmur Mandiri berencana untuk memperluas jaringan kantor layanan dengan membuka kantor cabang di wiyalah potensial.

Sejalan dengan rencana perluasan jaringan pelayanan, Koperasi ini menargetkan pertumbuhan jumlah anggota sebesar 125% menjadi 25.000 orang anggota. Hal ini sesuai dengan komitmen Koperasi untuk “Maju dan Bertumbuh Bersama Anggota”.

Di bidang usaha, Koperasi menargetkan pencairan pinjaman sebesar Rp435 miliar. Target pendapatan sebesar Rp123,73 miliar dan SHU sebesar Rp6,6 miliar.

Tumbur meyakini, dengan dukungan seluruh anggota dan tim kerja yang solid target pada tahun ini dapat terealisasi. “Kami yakin kinerja KSP Makmur Mandiri terus tumbuh dan semakin dipercaya oleh anggota dan masyarakat,” pungkasnya.

(Drajat)

Bagikan ke: