KSP Bakti Huria Targetkan 20 Ribu Anggota di 2020

Memperbesar basis keanggotaan menjadi prioritas utama KSP Bakti Huria sebagai upaya menjadi Koperasi terbaik di Sulawesi Selatan.

Koperasi sebagai kumpulan orang sangat menekankan partisipasi anggota, baik dalam urusan permodalan maupun aktivitas usahanya. Dengan dukungan riil anggota, usaha koperasi kemungkinan besar akan berkembang. Memperbesar basis anggota menjadi tujuan jangka menengah dari KSP Bakti Huria yang berkantor pusat di Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penambahan anggota merupakan penjabaran dari visi KSP Bakti Huria untuk Menjadi Koperasi Terbaik di Sulsel dengan Anggota sebanyak 20 ribu pada 2020.  Untuk menarik minat masyarakat menjadi anggota koperasi dan mempertahankan loyalitas anggota eksisting, KSP Bakti terus meningkatkan inovasi produk dan layanan. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah mengimplementasikan layanan berbasis teknologi informasi (TI).

KSP Bakti Huria memiliki U-Mobile yang merupakan alat bukti transaksi yang sah, baik setoran simpanan maupun angsuran pinjaman. Selain itu, mengaplikasikan SMS Broadcast yang memberikan informasi ke nasabah tentang transaksi yang telah dikerjakan oleh sistem. Dengan begitu, anggota merasa yakin bahwa transaksi dan dananya aman disimpan di koperasi.

Di sisi produk, KSP Bakti Huria memiliki produk simpanan antara lain Simpanan Berjangka, Smart Mikro, Simpanan Masyarakat Bertaha (SIMANTAP), Simpanan Berjangka untuk Wisata (SIJUWITA), dan Smart Pendidikan. Produk tersebut didesain sesuai dengan keperluan anggota.

Untuk produk lending (pembiayaan) memiliki tiga jenis yaitu Mikro Pintas, Mikro Pinisi, dan Mikro Prima.  Mikro Pintas ditujukan untuk pengusaha mikro yang memerlukan tambahan modal, Mikro Pinisi untuk anggota yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Mikro Prima untuk anggota pengusaha kecil dan menengah.

Dengan layanan yang inovatif, kinerja KSP Bakti Huria dalam tiga tahun terakhir kinclong. Dari sisi keanggotaan sangat menggembirakan dengan jumlah anggota menjadi 3.527 orang pada akhir tahun lalu atau naik 152,11% dari 2015 yang sebanyak 1.399 orang. Sedangkan jumlah calon anggota 17.087 orang.

Sampai Desember 2016, Koperasi ini mampu mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp94,11 miliar atau naik 9% dari 2015 yang sebesar Rp86,07 miliar. Dari pembiayaan ini diperoleh pendapatan sebesar Rp19,71 miliar. Sedangkan jumlah modal yang berasal dari anggota sebesar Rp19,20 miliar, naik 22% dari 2015 Rp15,74 miliar.  Asetnya meningkat 6,75% menjadi Rp95,02 miliar dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp89,01 miliar.

Ke depan, KSP Bakti Huria akan menggenjot kinerjanya, baik dengan penambahan produk Tabungan dan Simpanan maupun produk pembiayaan. Seiring dengan hal tersebut, tata kelola perkoperasian yang baik akan semakin ditingkatkan agar kepercayaan anggota terhadap koperasi tetap terjaga. (drajat).

 

Bagikan ke: