KPN BMKG 553 Merealisasikan Layanan Digital

INOVASI digital sedang dikembangkan Pengurus Koperasi Pegawai Negeri Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (KPN-BMKG). Ini sesuai dengan perkembangan zaman. “Terlebih ketika masa pandemi terjadi pembatasan mobilitas sehingga layanan digital menjadi solusi untuk berbagai transaksi,” ujar Widada Sulistya, Ketua Pengurus KPN BMKG. Nantinya, anggota tidak perlu bertatap muka dengan karyawan koperasi dalam melakukan simpan pinjam.

Koperasi yang didirikan pada 1959 ini memiliki beragam layanan untuk memenuhi kebutuhan anggota, selain usaha simpan pinjam. Ada minimarket yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok seperti sembako, makanan, minuman, dan peralatan rumah tangga. Mereka juga menyediakan penjualan barang-barang elektronik bekerja sama dengan distributor.

KPN BMKG juga membantu penyediaan tiket perjalanan dinas ke seluruh Indonesia bagi anggotanya. Juga booking hotel atau tempat untuk menginap. Khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri, Koperasi BMKG yang pernah mendapat penghargaan dari PKPRI DKI Jakarta ini menyediakan penjualan daging. Anggota membelinya secara kredit, pembayarannya dengan sistem pemotongan gaji.

Seperti halnya usaha lain, koperasi ini juga menghadapi tantangan yang tidak ringan selama masa pandemi Vovid-19. Omzet usaha selama 2 (dua) tahun terakhir pada usaha toko, travel dan jasa rekanan cukup tertekan. Namun demikian, KPN BMKG optimis pascapandemi usahanya akan kembali menggeliat. Ini karena aktivitas perkantoran kembali normal dan meningkatnya perjalanan dinas.

Pengurus yakin, dengan inovasi yang tengah dan akan dikembangkan, para anggota semakin nyaman bertransaksi di koperasi. Oleh karenanya, pengurus berharap dukungan dari anggota untuk bersama memajukan usaha koperasi. “Tanpa dukungan dari anggota selaku pemilik koperasi, usaha koperasi akan tersendat,” ujar Widada.

KPN BMKG didirikan tahun 1959 dengan nama Perkumpulan Koperasi Simpan Pinjam Pegawai Meteorologi dan Geofisika. Pada 4 November 1959 didaftarkan pada Jawatan Koperasi Pusat. Pada 12 Mei 1969, dalam rangka penyesuaian dengan UU No. 12 tahun 1967, berubah nama menjadi Perkumpulan Koperasi Pegawai Direktorat Meteorologi dan Geofisika, dengan jumlah anggota 509 orang. Pada 24 Mei 2011 dengan Akta No. 133 berubah nama menjadi Koperasi Pegawai Negeri Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (KPN BMKG).●

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.