Kopsyah BMI Hibahkan Rumah untuk Anang dan Irah

Direktur Utama Kopsyah BMI Komaruddin Batubara foto bersama Anang dan Irang usai pada penyerahan kunci secara simbol rumah gratis, Selasa (13/9/2022). Foto : Istimewa.

Jakarta (Peluang) : Simpanan sukarela Irah cuma Rp 26 ribu, tapi ia mendapatkan hibah rumah dengan dana sebesar Rp 55 juta.

Pasangan suami istri, Anang dan Irah terlihat sangat bahagia. Pasalnya warga Kampung Babakan Wetan RT 015 RW 005 Desa Babakan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor ini menerima rumah gratis dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI), pada hari ini Selasa (13/9/2022).

Suasana serah terima rumah hibah ini terlihat ramai penuh keceriaan. Warga yang menyaksikan ikut berbahagia melihat anggota Kopsyah BMI bisa mendapatkan rumah yang layak huni.

Direktur Utama (Dirut) Kopsyah BMI, Kamaruddin Batubara dengan didampingi
Wakil Direktur Kopsyah BMI, Radius Usman, secara langsung menyerahkan rumah gratis yang menjadi Program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) Kopsyah BMI kepada Anang dan Irah.

Rumah gratis ini menjadi rumah hibah Kopsyah BMI yang ke-376 untuk semua rumah gratis yang telah dibagikan oleh Kopsyah BMI.

Kambara demikian panggilan Dirut Kopsyah BMI, dalam sambutannya menegaskan untuk menjadi anggota Kopsyah BMI tidak mesti harus pinjam pembiayaan, tetapi cukup dengan menyimpan atau menabung.

“Seperti Irah ini simpanan sukarela cuma Rp 26 ribu, tapi karena rejeki dapat rumah Rp 55 juta” ujar Kambara.

Ia menyampaikan dengan berkoperasi harta tidak hanya beredar bagi orang kaya saja. “Inilah ajaran Quran Surat Al Hasyr ayat 7,” ucap Kambara.

Selanjutnya, ia pun menjelaskan manfaat sedekah bagi kemaslahatan umat. “Manfaat sedekah ini sangat banyak, bahkan langkah ini membuat rumah gratis juga ditiru koperasi lain. Alhamdulillah ini dicontoh,” sambungnya.

Kambara berharap semua amalan baik kita membangun rumah gratis siap huni ini menjadi berkah dalam kehidupan.

Direktur Utama Kopsyah BMI, Komaruddin Batubara menyampaikan sambutan saat menyerahkan rumah gratis kepada Anang dan Irah, pada Selasa (13/9/2022). Foto : Istimewa.

“Semoga Allah SWT mencatat amalan kita dalam kepedulian membangun rumah ini. Rumah ini diberikan pada Irah karena anggota Kopsyah BMI. Biaya bangun rumah ini dari dana yang seharusnya menjadi keuntungan koperasi,” jelas pria alumnus IPB.

Lebih lanjut Kambara menjelaskan kesejahteraan anggota juga dibangun oleh Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) melalui BMI Point.

“Anak-anak anggota Kopsyah BMI yang ingin bekerja bisa bekerja di BMI Point” ujar Kambara.

“Selamat pada Anang dan Irah, semoga rumah ini mampu menambah amalan semua anggota. Rumah ini didoakan kita semua yang hadir di sini. Semoga kita semua dijauhkan dari marabahaya dan sakit. Doakan pula kami istiqomah menjalankan program bangun rumah gratis ini,” tutur Kambara.

Selain kegiatan ini, masih banyak kegiatan sosial Kopsyah BMI. “Kamis besok kita sumbangkan Quran sebanyak 389 sesuai dengan hari ulang tahun Kabupaten Karawang. Kita juga punya ambulan gratis. Sekali lagi selamat pada Irah,” Kambara mengakhiri sambutannya.

Kapala Desa (Kades) Babakan, Apendi
mengucap syukur atas kiprah Kopsyah BMI di Babakan, hingga Irah dan Anang mendapatkan rumah gratis.

“Anang ini empat tahun lalu rumahnya di belakang rumah saya, lalu diskusi dengan RT dan RW, kita pindahkan kesini. Alhamdulillah hari ini rumahnya jadi bagus. Alhamdulillah rezeki datang dari Kopsyah BMI,” ujar Apendi.

Apendi berharap Kopsyah BMI membantu masyarakat Babakan dalam berkoperasi untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Mungkin dari kami belum optimal. Mohon petugas Kopsyah BMI membantu kami melakukan pendidikan koperasi dan syariah,” katanya.

Bahkan Apendi mengaku sangat tertarik dengan program Kopsyah BMI. “Saya garisbawahi yang disampaikan direktur utama Kopsyah BMI bahwa ibadah atau amalan mana yang membawa kita ke surga,” ucapnya.

Manager Area 09 Kopsyah BMI, Surahman menjelaskan tentang Kopsyah BMI dan Kopmen BMI.

“Kopmen BMI memiliki usaha BMI Point dan sektor riil, seperti toko bangunan dan elektronik,” ujar Surahman.

Seksdis Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Linda dalam sambutannya menegaskan, di antara 675 koperasi dinas koperasi berharap bisa melakukan yang seperti dikerjakan oleh Kopsyah BMI.

“Koperasi di Bogor ini banyak, tapi bukanlah bersaing dalam konotasi negatif. Jika praktek seperti ini bisa dilakukan maka koperasi Bogor akan semakin baik kontribusinya,” katanya.

Linda mendorong seluruh yang hadir untuk menjadi anggota Kopsyah BMI.” Kami juga mengajak RT dan RW ikut mensosialisasikan Kopsyah BMI kepada warganya. Dan semoga kegiatan ini menjadi barokah buat kita semua” pungkas Linda.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.