Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah BMT UGT Sidogiri : Ekspansi ke negeri Jiran

BERLOMBA-lomba dalam kebaikan (hadits) menginspirasi gerak langkah KSPPS BMT UGT Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur. Koperasi yang diinisiasi para guru mengaji di lingkungan pesantren ini memasang target paling lama tiga tahun ke depan masuk dalam 300 koperasi besar dunia.  Sejumlah langkah sudah disiapkan BMT yang kini dipimpin Mahmud Ali Zain.

Salah satunya rencana ekspansi jaringan di negeri jiran. Tiga negara sudah dibidik yaitu Malaysia, Singapura dan Hongkong. Di pasar domestik, koperasi yang didirikan pada 6 Juni 2000 ini sudah memiliki 285 kantor unit layanan. Perluasan jaringan pelayanan diiikuti dengan modernisasi infrastruktur berbasis teknologi informasi.

Berbasis pesantren, dalam perkembangannya, BMT UGT Sidogiri menjawab keraguan banyak pihak tentang kemampuan kaum santri mengelola bisnis. Koperasi ini bahkan menjadi role model banyak koperasi berbasis syariah di Tanah Air dan langganan koperasi berprestasi.

Asetnya per 2016 tembus Rp2,25 triliun. Volume usaha Rp1,11 triliun. Jumlah anggota kini mencapai 16.010 orang. Mengiringi sukses usaha, koperasi syariah ini senantiasa melakukan tanggung jawab sosialnya.  Pada 2016, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan Rp7,57 miliar.  Selain itu, juga disalurkan dana sosial sebesar Rp9,42 miliar untuk pengembangan pondok pesantren dan para alumni.

Bagikan ke: