Kenapa Saran Rizal Ramli Tak Pernah Digubris?

TAK sekali dua ekonom senior Rizal Ramli memberikan saran terkait makin naiknya utang luar negeri (ULN) Indonesia. Negosiasi dan renegosiasi atas utang luar negeri menjadi sangat penting dilakukan. Tujuan untuk memotong besaran utang

Rizal Ramli mencontohkan saat dia menjabat sebagai menteri keuangan di era Presiden Abdurrahman Wahid. Negosiasi dengan Jerman untuk mengurangi utang Indonesia. Jerman pun setuju atas pemotongan utang Indonesia hingga US$600 juta.Kompensansinya, Indonesia harus menyediakan 300 ribu hektare lahan di Kalimantan untuk konservasi.

Jika Indonesia sukses melakukan negosiasi dan lobi-lobi utang, Rizal yakin bisa memotong atau mengurangi utang Indonesia hingga US$20 miliar. Menurut Bank Indonesia, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia per akhir Mei 2020 hampir tembus Rp6.000 triliun dengan kurs Rp14.800. Jika pakai kurs Rp15 ribu, maka ULN tembus di atas Rp6.000 triliun.

Saya melihat rezim asyik sendiri dengan logika dan asumsi-asumsi ekonomi yang mereka anut. Masukan bagus pun diabaikan.  Menyedihkan, memang.‚óŹ

Singkop Boas B Manalu

Medan, Sumatera Utara

Bagikan ke: