Kemenhub Tetapkan Kenaikan Tarif Bus AKAP Kelas Ekonomi  

Foto : Istimewa.

Jakarta (Peluang) : Tarif baru ini akan berlaku efektif akhir pekan ini atau tanggal 10 September 2022.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Hendro Sugiatno mengatakan, kementerian resmi menaikkan tarif bus angkutan antar kota dan antar provinsi (AKAP) kelas ekonomi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).   

Apalagi menurutnya, tarif bus AKAB kelas ekonomi ini belum pernah mengalami kenaikan sejak tahun 2016 sampai 2020. Namun dengan adanya kenaikan harga BBM, maka perlu penyesuain tarif dasar yang terbagi tarif batas atas dan bawah.

“Kenaikan tarif dasar rata-rata  2022 sebesar Rp 159 per penumpang per kilometer (km) dari sebelumnya hanya Rp 119 per penumpang per km,” kata Hendro dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/9/2022).

Ia menjelaskan, tarif angkutan umum terbaru terbagi menjadi dua wilayah. Yaitu wilayah I meliputi Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, itu tarif batas atas ditetapkan Rp 207 per penumpang per kilometer dari sebelumnya Rp 155 per penumpang per kilometer atau naik 33,5 persen.Sedangkan tarif batas bawah dari Rp 95 per penumpang per km sejak tahun 2026 menjadi Rp 128 per penumpang per km  pada 2022.

Sementara, untuk wilayah II meliputi Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Timur, tarif batas atas menjadi Rp227 per penumpang per km.  Menurutnya, tarif ini naik 31,9 jika dibandingkan 2016 yang sebesar Rp172 per penumpang per km. Kemudian tarif batas bawah menjadi Rp 142 per penumpang per km atau naik 33,6 persen dibandingkan 2016 sebesar Rp 106 per penumpang per km.

“Tarif baru ini akan berlaku efektif akhir pekan ini atau tepatnya per tanggal 10 September 2022. Penyesuaian tarif ini dilakukan seiring dengan kenaikan BBM,” ujar Hendro.

Namun demikian menurutnya, selain karena harga BBM, penyesuaian tarif bus AKAP kelas ekonomi  juga memperhitungkan biaya awak bus yaitu kenaikan UMP, iuran kesehatan dan ketenagakerjaan (Jamsostek), dan penyesuaian harga kendaraan dan sparepart. (s1).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.