Kemendag Catat Neraca Perdagangan 2022 Surplus Tertinggi Capai USD54,46 Miliar

Peluang, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) membukukan, neraca perdagangan Indonesia di 2022 surplus tertinggi sebesar USD54,46 miliar, dan melampaui dengan capaian surplus di 2021 sebesar USD 35,34 miliar. Surplusnya neraca perdagangan tersebut berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian nasional.

“Jadi dengan surplus neraca perdagangan 2022 sebesar USD 54,46 miliar merupakan rekor terbesar selama ini. Neraca perdagangan ini didorong kinerja ekspor 2022 yang juga mencetak rekor baru dengan nilai sebesar USD 291,98 miliar,” ujar Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Kamis (19/1/2023).

Di penghujung 2022 menurut Mendag, neraca  perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Desember 2022 sebesar USD 3,89 miliar. Surplus terdiri atas perdagangan nonmigas sebesar USD 5,61 miliar dan defisit perdagangan migas USD 1,73 miliar. Surplus ini masih melanjutkan tren surplus bulanan ke-32 secara beruntun sejak Mei 2020.  

Surplus perdagangan tersebut disumbang oleh beberapa negara mitra dagang  utama Indonesia. Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar dengan  nilai sebesar USD 1,11 miliar, diikuti India sebesar USD 0,98 miliar, dan Filipina sebesar USD 0,87 miliar.

Pada Desember 2022, nilai ekspor Indonesia mencapai USD 23,83 miliar. Nilai  tersebut turun 1,10 persen dibanding November 2022  (MoM), namun tetap naik 6,58 persen dibanding Desember 2021 (YoY). Penurunan disebabkan melemahnya  ekspor nonmigas sebesar 2,73 persen  MoM. (alb)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *