JALAN PANJANG MEMBANGUN TEKNOLOGI

KSP SB e-RAT

 

Vini Novianti, SS,SH

Ketua Panitia RAT Elektronik KSP Sejahtera Bersama.

 

Harmony in technology, kami bangga berkoperasi. Tema itu terpampang dalam spanduk yang menghiasi peluncuran e-RAT KSP Sejahtera Bersama, Sabtu 23 April 2016. Bukan tanpa alasan, karena dewasa ini hampir setiap bidang kehidupan bersinggungan dengan teknologi.

Lantaran begitu pentingnya peran teknologi,  KSP Sejahtera Bersama ingin jadi bagian dari perubahan yang kini semakin cepat, maka kami melakukan lompatan sejarah dengan menggelar e-RAT pertama di negeri ini.

e-RAT yang kami selenggarakan telah melalui berbagai tahapan. Dimulai dari sosialisasi selama tiga bulan, penyampaian kode akses dan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas. Dilanjutkan dengan 14 hari masa pelaksanaan e-RAT. Dan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anggota yang belum sempat mengikuti e-RAT, pengurus telah memperpanjang 2 hari masa RAT elektronik menjadi 16 hari. Dengan demikian tidak ada alasan bagi anggota untuk tidak mengikuti e-RAT.

 

 

 

 

Dang Zeany

Direktur Utama KSP Sejahtera Bersama

 

Efisiensi  biaya, waktu dan tenaga, itulah yang melatarbelakangi kami menggelar e-RAT.  Sosialisasinya telah digulirkan sejak dua bulan lalu  dengan melakukan uji petik di berbagai cabang KSP Sejahtera Bersama.

Berdasar hasil rekapitulasi sampai dengan closing RAT elektronik pada tanggal 20 April setelah perpanjangan 2 hari adalah: dari jumlah anggota KSP Sejahtera Bersama sebanyak 70.089 orang, yang ikut e-RAT 42.976 anggota

(61,32%) dari total anggota. Dengan demikian RAT ini dinyatakan sah baik berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

KSP sejahtera maupun Peraturan

Menteri No 19 tahun 2015.

Dari total anggota yang mengikuti RAT elektonik selama 16 hari yang berjumlah 42.976 anggota, 99.62% atau 42,811 anggota menyatakan setuju terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas.

Dalam kaitannya dengan rencana kerja pengurus tahun 2016, sebanyak  42.848 anggota atau 99,70% menyatakan setuju,  111 orang atau 0,26% tidak setuju  dan 126 orang atau 0,28% abstain.

Sepanjang tahun 2015, KSP Sejahtera Bersama tumbuh 4,53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.  Pertumbuhan tersebut memang relatif rendah karena berbagai kendala yang  menghambat pertumbuhan KSP Sejahtera Bersama. Selain itu, faktor lingkungan juga sangat berpengaruh, yaitu semakin kuatnya persaingan, keadaan perekonomian yang tidak mendukung serta  belum terwujudnya penyelenggaraan manajemen yang modern untuk mendorong Koperasi lebih cepat lagi.

Karenanya, kami selalu mengadakan perbaikan-perbaikan baik di bidang manajemen, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, pembangunan dan penyempurnaan teknologi informasi dan menciptakan produk usaha serta produk hukum agar dapat mengikuti perkembangan jaman yang serba modern.

Tahun 2016 ini  keadaan perekonomian global dan Indonesia pada khususnya diharapkan tumbuh dengan baik dan memberikan dampak positif kepada usaha KSP-Sejahtera Bersama. Koperasi ini merencanakan ekspansi dengan membuka 20 Kantor Cabang di beberapa kabupaten/kota serta mentargetkan penyaluran pinjaman hingga 1 triliun rupiah. Selain itu, pengurus akan  terus meningkatkan Loan Deposit Rasio (LDR) di setiap kantor Cabang sehingga tercapai rata-rata minimal 70% di setiap kabupaten/kota atau minimal tingkat provinsi. Ini   merupakan konsekuensi dari proses transformasi yang dijalankan KSP Sejahtera Bersama dari KSU menjadi KSP.  (Irm)

Bagikan ke: