HARUSKAH IMPOR GARAM?

produksi-garam

Pada posisi Maret 2016, kita mengimpor garam 276.299 ton dengan nilai US$11,4 juta. Berdasarkan volume, pasokanberasal dariSelandia Baru, India, Australia, Inggris, India dan lain-lain. Tak ada masalah dengan impor untuk industri aneka pangan. Celakanya, produk ini merembes ke pasar. Akibatnya, harga garam rakyat melorot tajam. “Tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutur Rokhami, petambak di Rembang. Tengkulak membeli garamnya Rp 240/kg.Itu untuk garam yang beralas membran. Yang tidak memakai membran cuma Rp 180/kg. Entah sampai kapan tata niaga garam ini tetap amburadul.

Bagikan ke: