Great Depression, Gandum, dan Kanguru

Peristiwa krisis ternyata bisa menjadi inspirasi seperti telah dibuktikan CBH Group, koperasi terbesar di Australia.

great grafity

Pada 1930-an, dunia mengalami krisis ekonomi terdalam yang dimulai di Amerika Serikat kemudian menyebar ke seluruh dunia. Dimulai pada 1929 dengan peristiwa Selasa Hitam, yaitu peristiwa jatuhnya bursa saham New York pada tanggal 24 Oktober dan mencapai puncak terparahnya pada 29 Oktober 1929.  Keadaan ini diperparah dengan kegagalan bank sepanjang 1930, dimana lebih dari 9.000 bank gagal. Akibatnya banyak warga yang harus kehilangan uang simpanannya. Selain itu, adanya bencana kekeringan di AS (The Dust Bowl) yang menyebabkan jutaan petani bermigrasi dengan membawa penderitaan.

Setting sosial ekonomi itulah yang membidani kelahiran koperasi CBH (Cooperative Bulk Handling) pada 5 April 1933 yang didirikan oleh Kelompok Petani Gandum di Australia Barat dan perusahaan Westfarmers. Mereka memiliki keyakinan bahwa dengan sistem penanganan massal dalam penanaman gandum akan meningkatkan efisiensi biaya sehingga tidak memberatkan petani. Oleh karenanya, mereka melakukan lima percobaan tempat menyimpan gandum dalam jumlah massal di Benjabbering, Nembudding, Korrelocking, Yelbeni and Trayning.

Pada tahun pertama berdiri, Koperasi menerima 42 ribu ton gandum dengan dukungan dana sebesar 100 ribu Poundsterling dari pendiri koperasi.

Dari ide sederhana untuk mencari cara yang paling efisien dalam mengelola penanaman gandum, kini CBH Group merupakan koperasi terbesar di negeri Kanguru. Hal ini tidak lepas dari kemampuan koperasi dalam memproduksi gandum dan menghasilan rantai nilai dari gandum.

Pada periode 2015-2016, CBH mampu menghasilkan gandum sebanyak 16,62 juta ton, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang sebesar 15,86 juta ton.

Selain itu, Koperasi ini mampu menampung dan mengekspor 90 persen panen gandum di Australia Barat dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Sekadar informasi, Australia barat merupakan ladang terbesar di Benua Australia dan luasnya mencakup sepertiga luas wilayah Australia. Selain itu, merupakan entitas subnasional terbesar keduai di dunia setelah Sakha, Rusia.

Untuk melebarkan sayap usaha, CBH Group membuka kantor perwakilan di Hongkong, Tokyo, dan Rusia. Selain itu, memiliki anak usaha yang bergerak di industri pabrik tepung di negara Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Turki. CBH akan selalu mengoptimalkan potensi bisnis dalam industri gandum dan rantai nilai yang terkait dengannya.

Meski tahun lalu kondisi ekonomi global melambat, namun tidak produksi gandum CBH tetap meningkat. Hal ini berdampak pada pencapaian Laba bersih setelah pajak sebesar $49,9 juta. Keseriusan CBH untuk mempertahankan dominasinya sebagai koperasi terbesar di Australia terlihat dari investasi sebesar $132,4 juta untuk perawatan tempat penyimpanan dan jaringan pemelihaan dalam produksi gandum.

Keberhasilan CBH Group sebagai koperasi produsen dan perdagangan gandum terbesar di Australia bisa menjadi inspirasi bahwa dengan fokus dan komitmen pada tujuan usahanya koperasi dapat berkembang pesat.

Bagikan ke:

One thought on “Great Depression, Gandum, dan Kanguru

  1. Good – I should definitely pronounce, impressed with your site. I had no trouble navigating through all the tabs as well as related info ended up being truly easy to do to access. I recently found what I hoped for before you know it at all. Quite unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or something, web site theme . a tones way for your client to communicate. Nice task..

Comments are closed.