Gratis Pajak untuk Mobil Baru Maksimal 1.500 cc

MENTERI Sri Mulyani Indrawati menetapkan kebijakan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru. “Untuk meningkatkan daya beli masyarakat di sektor industri kendaraan bermotor, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, perlu diberikan dukungan pemerintah,” demikian bunyi konsiderans Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.

Insentif PPnBM mobil akan berlaku untuk jenis sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi-diesel) berkapasitas hingga 1.500 cc. Selain itu, insentif juga bisa diberikan untuk kendaraan bermotor pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi dengan sistem satu gardan penggerak 4×2 berkapasitas isi silinder sampai 1.500 cc.

Relaksasi PPnBM bisa diberikan jika jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi di dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor minimal 70 persen. Besaran diskon pajak yang diberikan juga berbeda-beda tergantung masa terutang pajak. Pertama,  pemerintah akan membebaskan atau mendiskon 100 persen pembayaran PPnBM yang terutang pada Maret sampai Mei 2021. Lalu, untuk PPnBM yang terutang pada Juni sampai Agustus 2021 akan diberikan diskon menjadi 50 persen. Terakhir, untuk PPnBM yang terutang periode September sampai Desember 2021 diberikan diskon 25 persen.

Aturan ini ditetapkan pada 25 Fbruari 2021 oleh Menteri Keuangan dan diundangkan pada 26 Februari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Insentif pajak kendaraan bermotor ini juga didukung kebijakan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, melalui pengaturan mengenai uang muka (DP) 0 persen dan penurunan ATMR Kredit (Aktiva Tertimbang Menurut Risiko).

Kombinasi kebijakan ini diharap bersambut positif oleh para produsen dan dealer penjual untuk menyusun skema penjualan yang menarik sehingga potensi dampaknya semakin optimal.‚óŹ

Bagikan ke: