Gerai Alfamart KKGJ Kedua Resmi Beroperasi

Kehadiran gerai Alfamart KKGJ akan membantu anggota dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski tak banyak, segelintir tenaga kerja bisa direkrut.

 

Permintaan pasar terhadap ritel modern terus meningkat. Hampir di setiap sudut kota besar kini bertebaran gerai-gerai ritel modern. Ini mendorong Koperasi Keluarga Guru Jakarta (KKGJ) untuk ekspansi bisnis ritelnya. Setelah sukses dengan gerai pertama, koperasi yang dibentuk oleh para guru sekolah dasar Jakarta ini membuka gerai Alfamart KKGJ kedua di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dengan beroperasinya gerai ini, usaha KKGJ diharapkan makin berkembang. “Usaha ritel untuk memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat,” ucap Zamwuri Androfa, Ketua Umum KKGJ, dalam sambutan acara pembukaan.

gerai alfamart

Penambahan gerai ritel Alfamart KKGJ ini memang untuk merespons perubahan pola belanja masyarakat. Toko modern yang makin mengarah kepada one stop shopping nyatanya lebih diminati dibanding warung tradisional. Hal ini tidak lepas dari keunggulan layanan yang diberikan seperti kenyamanan, kelengkapan dan harga yang relatif murah.

Pada kesempatan sama, Ketua Penasehat KKGJ, Agus Titin Setiabudi, menyebut, penambahan gerai ini meniru langkah Nabi Muhammad yang pandai berdagang. Penguatan aspek bisnis akan meningkatkan kesejahteraan sehingga bermanfaat bagi sesama. “Koperasi harus memberi manfaat nyata bagi anggota, dan penambahan toko ritel ini merupakan bagian dari tujuan tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, ada tiga manfaat berkoperasi atau yang biasa disebut “three dimensi manfaat koperasi”  yaitu  untuk anggota, melayani masyarakat, dan membantu pemerintah. Pembukaan gerai Alfamart KKGJ kedua itu telah memenuhi semua manfaat koperasi. Anggota koperasi dan masyarakat yang berdomisili di Duren Sawit dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan mudah. Harga yang kompetitif juga bisa menekan pengeluaran keluarga. Apalagi di tengah tekanan ekonomi yang ditandai dengan merosotnya daya beli masyarakat.

Kehadiran Alfamat KKGJ ini, selain memudahkan anggota dan masyarakat berbelanja, sedikit banyak juga menyerap tenaga kerja. Dari sebuah gerai, terakomodasi 3 sampai 4 tenaga kerja. Ini jelas membantu program pemerintah untuk mengurangi tenaga pengangguran. “Pembukaan gerai ini dapat menimbulkan multiplier effect bagi perekonomian,” pungkas Agus Titin.

Bagikan ke: