E-RAT Memangkas Biaya,Waktu dan Lokasi

Mencatatkan prestasi sebagai koperasi yang menggelar e-RAT pertama di Indonesia, KSP Sejahtera Bersama siap berbagi pengalaman.

harmony in technology

 

AULA KHALIFAH Paripurna di lantai enam gedung Kantor Pusat KSP Sejahtera Bersama Bogor terasa sesak ketika 250-an tamu undangan memadati ruang rapat pertemuan tersebut. Sebagian tamu undangan yang tidak kebagian kursi terpaksa berdiri dan menyemut di luar aula. Wajah mereka tampak semringah sesekali diselingi canda dan gelak tawa di antara sesama.

Hari itu, Sabtu 23 April 2016  KSP Sejahtera Bersama memang tengah menggelar hajatan penting, yaitu melaksanakan dan sekaligus menyosialisasikan Rapat Anggota Tahunan secara elektronik (e-RAT).  Judul RAT dengan embel-embel elektronik itu terdengar asing karena selama ini forum rapat anggota  selalu dihadiri oleh segenap anggota yang memadati ajang pertemuan. Karenanya, e-RAT yang digadang-gadang bisa dihadiri hanya dengan whats App atau Black Berry Mesenger itu memancing rasa ingin tahu para tamu undangan.  Sejumlah tamu penting yang hadir di acara Sosialisasi e-RAT itu diantaranya Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Sekretaris Menteri Koperasi UKM Agus Muharram, para Kepala Dinas Koperasi dari sejumlah provinsi dan para pengurus Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo) yang ingin menyaksikan presentasi dan mekanisme e-RAT pertama di Indonesia itu.

 

Keberanian KSP Sejahtera Bersama menggelar e-RAT mengacu pada Peraturan Menteri Koperasi No 19 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi. Dalam pasal 16 Permen tersebut dikatakan, bahwa rapat anggota dapat dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta saling melihat dan mendengar serta berpartisipasi langsung dalam Rapat Anggota. Berangkat dari landasan legal tersebut, pengurus KSP Sejahtera Bersama menjajaki kemungkinan dilakukannya RAT melalui media elektonik. Selanjutnya uji coba mulai dilakukan melalui  sosialisasi ke berbagai cabang.

e-RAT KSB 1

LEBIH EFISIEN

Gelar sosialisasi  e-RAT yang hanya memakan waktu beberapa jam saja itu, memang terasa lebih efisien, baik dari segi biaya, waktu maupun lokasi. Hal itu diakui oleh Direktur Utama KSP Sejahtera Bersama Dang Zeany, bahwa selain  menekan biaya dan waktu, e-RAT dapat melibatkan banyak anggota  sehingga, bisa melahirkan kebijakan sesuai kebutuhan anggota. e-RAT juga mendorong terciptanya transparansi kepengurusan koperasi.

 

Ketua Pengawas KSP Sejahtera Bersama Iwan Setiawan   menambahkan, e-RAT pertama ini diikuti  anggota sebanyak 42.926 orang dari total anggota 70 ribuan. Artinya, e-RAT KSP Sejahtera Bersama diikuti sekitar 61,32% anggota, dan yang  setuju dengan RAT model baru ini sebanyak 99 persen lebih.

Sepanjang tahun buku 2015, KSP Sejahtera Bersama mampu tumbuh sebesar 4,35% dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pengurus akan terus menggenjot target pertumbuhan anggota satu juta orang. Karenanya, koperasi ini makin ekspansif dengan pembukaan sejumlah cabang baru  dan pencapaian  target penyaluran pinjaman sebesar satu triliun rupiah.

 

Sebagai implikasi dari pelaksanaan e-RAT pertama itu, Museum Rekor Indonesia menganugerahkan penghargaan kepada KSP Sejahtera Bersama sebagai koperasi pertama menggelar RAT melalui media elektronik. Penghargaan tersebut kata Iwan mempertebal semangat anggota, pengurus dan karyawan KSP Sejahtera Bersama untuk memacu prestasi lebih tinggi.   (Irsyad Muchtar)

 

Bagikan ke: