Dimuliakan di Asia Tenggara

Gajah jadi simbol kebesaran di Myanmar, Muangthai, Laos, bahkan Aceh masa lalu. Bahkan ITB, dengan Ganesha-nya.

            Parade Gajah

Gajah ada sejak utaan tahun silam. Mamalia daratan ini mengiringi sejarah kehidupan manusia. Khususnya di benua Asia dan Afrika. Secara tradisional ia dimanfaatkan untuk menumbangkan dan mengangkut pepohonan. Di Asia Tenggara, gajah diperlakukan dengan mulia. Di Thailand, gajah sangat akrab dalam kehidupan masyarakat. Banyak diabadikan sebagai patung dan atraksi wisata.

Selain itu, gajah juga dijadikan simbol pada bendera Thailand ketika masih bernama Siam. Juga jadi lambang Kota Bangkok; lambang Federasi Sepak Bola Thailand, lambang kekuasaan dan kebesaran raja. Pawang gajah merupakan pekerjaan mulia secara religius. Ia dianggap sedang melakukan pekerjaan “perpanjangan tangan Tuhan”.

Kerajaan termahsyur Laos dinamai Lan Xang, yang artinya jutaan gajah. Ketika SEA Games diadakan di Laos, pada 2009, gajah ditampilkan sebagai maskot. Pasangan logo binatang perba itu dinamai Champa dan Champi. Antara Thailand dan Myanmar dan Mongol kerap terjadi perang gajah. Ketika hendak menginvasi Myanmar, mereka akan berhadapan dengan pasukan gajah Myanmar.

Di Aceh, di Samudera Pasai dan Aceh, juga terdapat legenda Gajah Puteh sebagai simbol kebesaran dan kendaraan kesultanan. Gajah Puteh dijadikan simbol Kodam Iskandar Muda. Jauh sebelumnya, Kerajaan  Sriwijaya juga menggunakan gajah untuk hal-hal yang sama..

Penemuan dua gajah putih di Myanmar pada 2010 lalu disambut meriah. Yakni gajah jantan berusia lima tahun dan berasal dari Negara Bagian Rakhine. Satu lagi betina berusia 15 tahun, yang ditemukan di negara bagian Irrawady, Myanmar. Menurut laporan Global New Light Myanmar, itu gajah putih kesembilan yang ditempatkan di penangkaran. . Sebagian besar gajah putih Myanmar dibawa ke sebuah tempat di ibukota Naypyidaw. Makhluk yang disebut gajah putih itu tidak benar-benar berwarna putih. Sekilas tampak putih, tapi memiliki ciri khas tertentu, termasuk kulit berwarna merah muda.●

 

Bagikan ke:

One thought on “Dimuliakan di Asia Tenggara

  1. F*ckin¦ awesome issues here. I¦m very happy to see your article. Thank you so much and i’m taking a look ahead to contact you. Will you please drop me a e-mail?

Comments are closed.