Dana Bergulir: LPDB-KUMKM Siapkan Rp 100 Miliar Dana Bergulir di Kepulauan Riau

 

BATAM (18/2): Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM mengalokasikan dana bergulir sebesar Rp 100 miliar untuk para pelaku Koperasi dan UKM di Provinsi Kepulauan Riau. Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial mengatakan hal itu saat melakukan Sosialisasi dan Walk-in Assessment Dana Bergulir LPDB di Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 18/2 di Hotel Planet Holiday. Batam.

Acara yang dihadiri oleh  lebih dari 300 orang para pelaku Koperasi dan UKM ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili  Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Amhar Ismail.

LPDB-KUMKM merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM yang bertugas mengelola dana bergulir dalam bentuk pinjaman/pembiayaan dengan bunga rendah kepada Koperasi dan UKM.

Dalam keterangan persnya, Kemas Danial mengatakan dipilihnya Kepulauan Riau sebagai tempat pelaksanaan  sosialisasi tersebut, karena provinsi ini termasuk  salah satu dari 10 provinsi dengan penyerapan dana bergulir terendah.   Dikatakan, akumulasi, penyerapan dana bergulir LPDB KUMKM di Provinsi Kepulauan Riau hanya Rp 19,71 miliar atau  0,28% dari total penyaluran dana bergulir LPDB sebesar Rp 6,95 triliun.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan penyerapan dana bergulir di Kepulauan Riau meningkat. Tahun ini, LPDB-KUMKM mengalokasikan dana 100 miliar Rupiah, untuk Provinsi Kepulauan Riau. Sedangkan bunga yang ditetapkan relatif murah, yakni hanya 4,5 persen per tahun sliding atau hanya 2,5% per tahun flat bagi Koperasi dan UKM yang bergerak di sektor riil.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Amhar Ismail mengatakan kelesuan perekonomian yang disebabkan kondisi ekonomi global menyebabkan melambatnya perputaran roda perekonomian di Kepulauan Riau. diharapkan para pelaku Koperasi dan UKM di Kepulauan Riau dapat memanfaatkan kesempatan sosialisasi LPDB ini, untuk kemudian dapat mengajukan pinjaman/pembiayaan kepada LPDB-KUMKM. (Ira)

 

Bagikan ke: