Dampak Konflik China dan Taiwan Perburuk Ekonomi Indonesia

Konflik China dan Taiwan sedang memanas, jika tak terkendalikan berdampak kepada terjadinya perang. Kondisi tersebut dipastikan akan memperburuk bagi pertumbuhan perekonomian global, termasuk berdampak ke Indonesia.

Apalagi Indonesia memiliki hubungan dagang lebih kuat dengan China dan Taiwan. Tentunya jika kedua negara tersebut pecah perang dapat menyebabkan dampak risiko ekonomi Indonesia lebih besar.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyatakan, ketegangan China dan Taiwan bisa berdampak lebih buruk bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena negara tersebut memiliki kaitan terhadap tujuan ekspor tradisional Indonesia masing-masing 21 persen dan 11 persen dari total ekspor.

“Itu artinya 32 persen atau sepertiga ekspor Indonesia terancam dan menurunkan surplus neraca dagang yang berisiko bagi ekonomi Indonesia,” ujar Bhima.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia ke Taiwan sepanjang tahun 2021 mencapai sekitar US$ 6,9 miliar. Ini didominasi oleh ekspor besi dan baja yakni di angka US$ 2,7 miliar. Selain itu juga bahan mineral atau mineral minyak (HS 27) di kisaran US$ 1,8 miliar.

Sedangkan impor Indonesia dari Taiwan pada tahun lalu mencapai US$ 4,35 miliar. Ini menurut Bhima, didominasi oleh impor Mesin dan Perlengkapan Elektrik yang mencapai US$ 1,5 miliar.

Langka China memberi sanksi ke Taiwan, Bhima menilai akan menambah panjang deretan negara yang melakukan proteksi ekspor pangan. “Sebelumnya ada 30 negara yang lakukan proteksi pangan dengan berbagai alasan,” ujarnya.

Namun demikian kondisi tersebut menurutnya, justru dapat memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk penetrasi ekspor makanan, buah-buahan dan sayuran ke Taiwan.

“Indonesia selama ini telah melakukan ekspor sayur ke Taiwan dengan jumlah besar. Ya, tapi kalau China dan Taiwan jadi perang dagang, maka akan mempengaruh pada pasokan semiconductor yang memperburuk pertumbuhan ekonomi,” tutup Bhima

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.