Choirul Djamhari Calon Anggota Sampai Mati

Gemuknya jumlah koperasi sektor pembiayaan di Tanah Air masih belum diimbangi dengan pelayanan informasi teknologi (IT) yang andal. Dari 109.000 unit KSP yang menyalurkan pinjaman total Rp 66,31 triliun untuk 18,640 juta anggota masih ada yang belum melek komputer. ” Masih ada yang tulis transaksi anggota pakai pensil, bahkan kalau salah dihapus pakai air ludah,” kata Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari saat berbicara dalam Rapat Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja KSP Kodanua Desember lalu di Bogor Jawa Barat. Choirul yang doktor komunikasi jebolan Amerika Serikat ini bukan sedang bergurau tentang kelemahan bisnis KSP , ia justru tengah memberikan suntikan semangat kepada para manajer KSP Kodanua yang tengah mengikuti acara rapat kerja itu. Kemudian Choirul memberikan wejangan lagi mengenai ciri KSP sukses yang ia kutip dari hasil penelitian Bank Dunia.
choirul-djamhari

“Tiga syarat agar KSP berhasil, pertama kompetensi pengurus, Kedua, loyalitas anggota dan ketiga struktur permodalan. Nah, apakah koperasi saudara sudah memenuhi persyaratan yang diteliti oleh Bank Dunia,” tanyanya.

Sebelum menutup ceramahnya, Choirul kembali mengingatkan agar KSP tidak berlama-lama mempertahankan status calon anggota. Sesuai dengan PP No 9 Tahun 1995 calon anggota wajib jadi angggota. “Jangan sampai ada calon anggota yang tetap berstatus calon sampai meninggal dunia,” tegasnya.

Bagikan ke: