Cerlang Budaya Sangeang Bima

Mereka mirip suku Baduy di Banten. Namun, orang Sangeang memiliki dua hal yang istimewa. Selain cakap membuat pinisi dengan teknik tradisional warisan leluhur, mereka juga pengendali api yang jempolan.

Budaya sangeang

Negeri itu disebut Sangeang. Lengkapnya Gunung Sangeang Api. Berada di sebelah utara Kabupaten Bima, ujung timur Pulau Sumbawa, Provinsi NTB. Lokasinya 25 km dari Wera di daratan Pulau Sumbawa. Belum viral sebagai destinasi wisata. Hanya sedikit orang yang sengaja berkunjung ke sana. Pada umumnya terbatas di kalangan warga Sangeang, komunitas pemancing ikan. Sebagai ajang perburuan rusa/menjangan, lokasi ini lebih menarik ketimbang lereng atau savanna Gunung Tambora.

Secara etimologis, warga Gunung Sangeang kebaratan disamakan dengan orang Wera. Demikian pula sebaliknya. Bahkan warga Sangeang Darat, yang bermukim di daratan Wera, cenderung tak mau disebut orang Wera. Mereka merasa mantap dengan klaim identitas sebagai warga Sangeang Pulau. Mitologi asal usul seperti ini sama halnya dengan keyakinan Suku Bajo di saentero Nusantara. Dalam kitab Nagarakretagama Majapahit, Sang Hyang Gunung Api ditemukan abad ke-14.

Sejak kapan warga mendiami Gunung Sangeang? Tidak tersedia literatur untuk melacaknya. Kecuali cerita dari mulut ke mulut dari para tetua. Bahwa masyarakat konon sudah menghuni Sangeang sejak zaman Ncuhi (masa sebelum kerajaan dikenal di Bima). Arkian, warga Sangeang punya pertalian darah dengan warga Palue di lereng Gunung Rokatenda, Flores, NTT. Warga Palue (disebut ‘Attapalue’), orang Sangeang menyebut diri ‘Attasangia’.

 

Bagikan ke:

3 thoughts on “Cerlang Budaya Sangeang Bima

  1. Hello.This post was extremely motivating, especially since I was investigating for thoughts on this subject last couple of days.

  2. I was curious if you ever thought of changing the structure of your site? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or two pictures. Maybe you could space it out better?

  3. I truly appreciate this blog article.Really thank you! Will read on…

Comments are closed.