BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikarang Sosialisasikan program perlindungan jaminan sosial

Menyosong operasi penuh pada 1 Juli 2015 mendatang, Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan  Kantor Cabang Cikarang menggelar aktivitas yang melibatkan masyarakat secara massif.  Acara yang dikemas  dalam kegiatan senam bersama serta wayang interaktif dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan itu dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia.

BPJS CikarangMelalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cikarang berupaya untuk dapat mengakuisisi potensi peserta yang terdiri dari dua kategori, yaitu peserta Penerima Upah (pekerja sektor formal) dan peserta Bukan Penerima Upah (pekerja sektor informal). Untuk peserta Penerima Upah target yang dituju oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cikarang mencapai 115.894 peserta baru. Sementara potensi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cikarang untuk peserta Bukan Penerima Upah pada tahun 2015 ini mencapai 17 ribu peserta. Dengan potensi yang cukup besar pada masing-masing kategori pekerja ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan edukasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi masif.

Melalui kegiatan ini pula, BPJS Ketenagakerjaan berupaya untuk menyampaikan informasi kepada Pemerintah Daerah, karena   per 1 Juli 2015, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib menjadi peserta dan dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Potensi akuisisi peserta dari sektor PNS di wilayah Kabupaten Bekasi sendiri mencapai 16 ribu peserta. Dengan demikian sosialisasi secara intensif perlu diberikan kepada pemerintah daerah dan jajarannya agar informasi terkait manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan dapat diterima dengan baik.

Kegiatan sosialisasi masif yang dikemas melalui kegiatan senam bersama dan wayang interaktif diharapkan mampu menarik perhatian warga Kabupaten Bekasi, terutama bagi para pekerja di wilayah tersebut. Terdapat sembilan kawasan industri besar di wilayah tersebut dengan total akuisisi peserta mencapai 260 ribu peserta dengan jumlah perusahaan yang sudah terdaftar mencapai 2100 perusahaan di 23 kecamatan. Di antara ribuan pekerja yang sudah terdaftar tersebut, masih terdapat lebih kurang 4 ribu potensi pekerja asing yang belum terdaftar menjadi peserta. Beragam upaya dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat dan Kantor Cabang Cikarang untuk mewajibkan pekerja asing agar terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bagikan ke: