Badan Karantina Pertanian Lepas Ekspor 40 Ton Pakan Ternak ke Timor Leste

Kepala Karantina Surabaya Musyaffak Fauzi-Foto: Detik.

SIDOARJO—Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Badan Karantina Pertanian, mewakili Kementerian Pertanian melepas ekspor pakan ternak ke Timor Leste sebanyak 40 ton dengan nilai Rp229 juta di PT Charoen Pokphand Indonesia, Sidoarjo, Selasa (27/8).

Kepala Karantina Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan, ekspor pakan ini akan semakin ditingkatkan  dan didorong agar bisa bersaing di pasar dunia.

Data Karantina Surabaya, menyebutkan ekspor pakan ternak ke Timor Leste telah dimulai sejak 2018. Pelepasan ekspor tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 700 persen.

“Volume ekspor pakan ternak hingga menjelang akhir Agustus mencapai 2.000,25 ton dengan frekuensi pengiriman sebanyak 52 kali. Sementara pada  2018 hanya mencapai 380 ribu kilogram (kg) dengan frekuensi sebanyak delapan kali,” ujar Musyaffak dalam keterangan persnya.

Menurut Musyaffak peningkatan ekspor tersebut dapat meningkatkan devisa negara serta tidak lepas dari dukungan instansi terkait, Pemerintah Daerah Sidoarjo, TNI, Polri, Bea Cukai, dan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya sendiri.

Dengan nilai ekspor yang cukup besar tersebut diharapkan dapat menambah devisa negara. Lanjut Musyaffak lagi  pihaknya telah melakukan beberapa inovasi untuk akselerasi ekspor. Yakni menyediakan layanan inline inspection, yang semula dilalukan di Pelabuhan Tanjung Tanjung Perak, tapi kini langsung dilakukan di counter Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya.

“Penambahan counter ini berdampak positif pada peningkatan volume ekspor. Sebab proses sertifikasi yang semula membutuhkan waktu 3 hari, tapi kini hanya makan waktu tiga jam saja,” pungkas dia.

Bagikan ke: