Ahmad Yani, Kabid Data & Informasi BPTPM Kota Serang “Tugas saya Mengundang Investor ke Kota Serang”

Tidak ada kata sulit apalagi berbelit belit dalam mengurus proses perizinan investasi di Kota Serang. Tekad itu ditegaskan  Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang, Ahmad Yani.  Melalui instansinya yang melayani 36 izin pelayanan itu, Ahmad Yani mengatakan para investor yang datang ke Kota Serang bakal dimanjakan dengan berbagai kemudahan. Selain kemudahan regulasi, investor hanya cukup datang ke satu pintu saja dengan bonus proses yang singkat sekitar tiga hingga dua minggu dan biaya yang relatif murah bahkan ada beberapa jenis perizinan yang bebas biaya.

Ahmad Yani

“Pemerintah Kota Serang telah mencanangkan visi Serang sebagai kota global berwawasan lingkungan, nah tugas saya menerjemahkan visi tersebut dengan mengundang sebanyak mungkin kalangan investor menanamkan modalnya di kota ini,” tutur pria kelahiran Serang, Banten, 7 Januari 1967 ini.

Kendati sarat dengan berbagai kemudahan,   Magister Manajemen  jebolan Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini mengatakan BPTPM Kota Serang tidak sekadar menjual izin, namun juga menawarkan sejumlah lokasi yang memang sangat strategis untuk berinvestasi.    Sejumlah kawasan yang ditawarkan antara lain

  1. Pengembangan Wilayah Wisata Ziarah
  • Lokasi ini berada di wilayah Kecamatan Kasemen dengan luas wilayah 63,36 Ha berjarak 4 Km dari pusat Kota Serang
  • Jenis industri yang potensial dikembangkan  antara lain : Industri makanan, jasa angkutan, wisata religi, industri pertanian, industri kerajinan gerabah
  • Untuk memacu perkembangan kawasan Wisata Ziarah ini Pemerintah Kota Serang sudah melakukan pembangunan fisik yaitu meliputi pembangunan infrastruktur dalam kawasan dan pemugaran kawasan ziarah, penerangan jalan, jalur hijaum dan penataan parkiran.
  1. Pengembangan Pelabuhan Krakatau
  • Sebagai Kota yang pertumbuhan ekonominya sedikit banyak dipengaruhi oleh perkembangan hasil perikanan laut dan budidaya, pengembangan pelabuhan sangat potensial yang layak merupakan hal yang dibutuhkan untuk membangkitkan kembali kejayaan pelabuhan karangantu sebagaimana telah termashur jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Jenis usaha yang potensial dikembangkan antara lain : Wisata Kuliner, Industri pengolahan hasil laut.
  1. Pengembangan Pusat Perbelanjaan dan Peremajaan Pasar
  • Beberapa pusat perbelanjaan milik pemerintah Kota sudah harus di remajakan antara lain pasar rau, pasar royal, pasar lama, pasar taman sari, pasar kalodran dan pasar karangantu. Pemkot Serang menunggu  invstor  untuk ikut serta dalam kegiatan membangun pusat perbelanjaan yang sangat potensial.
  1. Pembangunan Kota Baru “Sukajaya Banten Mas”
  • Lokasi kegiatan pembangunan kota baru ini berada di wilayah Kecamatan Cipocok Jaya dan Kecamatan Curug dengan luas  515 Ha.
  •  Kota Baru Sukajaya Banten Mas, merupakan  kota satelit yang kawasannya terintegrasi  secara komprehensif dapat dijadikan icon dari kegiatan bernilai ekonomis dan  sebagai mode dari pembangunan di Banten dan potensial untuk dijadikan target investasi bagi investor.
  1. Pengembangan Industri Perumahan
  • Peluang pengembangan kawasan di bidang perumahan, rumah susun, rumah sederhana serta RSS bahkan apartemen, masih sangat potensial dikembangkan di wilayah Kota Serang

 

  1. Pengembangan Investasi Kota Serang terpusat pada kawasan-kawasan yang mempunyai nilai strategis, sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, yaitu:
  • Pengembangan potensi pariwisata di kawasan cagar budaya Banten Lama
  • Pengembangan potensi cagar alam di kawasan margasatwa Pulau Dua
  • Pengembangan potensi perumahan, perkantoran, wisata belanja, dan kawasan sport center atau pusat perkotaan olahraga di kota satelit Curug dan Kemanisan Curug
  • Pengembangan potensi perdagangan dan jasa serta pendidikan di koridor kawasan cepat tumbuh Cipocok Jaya dan Curug
  • Pengembangan Water Front City di Kecamatan Kasemen
  • Pengembangan Kawasan Agropolitan di Taktakan
  • Pengembangan potensi kawasan Agrowisata buatan di Curug dan Cipocok Jaya.

Untuk mengusung target investasi yang sebesar mungkin masuk ke Kota Serang, Ahmd Yani menegaskan pihaknya  akan bekerja sungguh-sungguh yang ditopang oleh sumber daya manusia yang profesional dan berbasis teknologi sehingga akan bebas dari biaya tidak resmi dan juga transparan.

Bagikan ke: