117 Tahun Desjardins, Koperasi Terbesar di Kanada

Nurani Alphonse Desjardins sang pendiri Koperasi Desjardins terusik melihat merajalelanya praktik rentenir di Quebec, Kanada. Baginya, pendirian koperasi tidak semata-mata bermotif ekonomi, tetapi harus berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

tour dejardin

 

Di negara kapitalis koperasi justru memiliki ruang yang besar untuk tumbuh berkembang. Seperti yang ditunjukkan Grup Desjardins, koperasi kredit di Kanada yang menjadi grup keuangan terbesar di kawasan Amerika Utara. Koperasi ini memiliki puluhan anak usaha yang umumnya bergerak di sektor jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, dan investasi.

Desjardins yang didirikan di Levis, Provinsi Quebec pada 1900 diambil dari nama sang pendiri Alphonse Desjardins. Sekadar informasi, Quebec merupakan provinsi terbesar secara geografis dan kedua terbesar secara demografi di Kanada. Provinsi ini merupakan salah satu dari dua provinsi di Kanada yang bahasa resminya adalah bahasa Perancis. Alphonse sendiri merupakan keturunan Perancis.

Alfonse merupakan seorang jurnalis dan menjadi stenografer asal Prancis di Ottawa Kanada. Dengan profesinya sebagai jurnalis yang memotret realitas sosial di masyarakat, ia melihat banyak masyarakat yang tercekik dengan ulah rentenir. Suku  bunga tinggi menyebabkan warga kesulitan untuk mengembangkan usahanya.

Sulitnya masyarakat untuk mengakses modal keuangan saat itu sebenarnya merupakan fenomena umum di hampir seluruh dunia. Dilihat dari waktu pendiriannya, Desjardins terbentuk tidak lama setelah De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau “Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi” didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja pada 1895. Setting ekonomi sosial yang melatarbelakangi kedua lembaga tersebut hampir mirip dimana mayoritas warga kesulitan untuk mengakses modal finansial. Jika pun bisa mendapatkan modal harus melalui rentenir dengan bunga yang selangit.

Melihat kondisi tersebut, Alphonse berpikir keras untuk menemukan solusi atas problematika yang dihadapi oleh kebanyakan masyarakat di Quebec. Robert Owen dan William King asal Amerika Serikat sebagai perintis koperasi dunia bisa jadi menginspirasi Alphonse untuk mendirikan koperasi bagi kaum buruh. Bedanya, para perintis koperasi tersebut menemui kegagalan, namun Aphonse berhasil mengembangkannya.

Dalam tempo 20 tahun sejak didirikan, koperasi Derjardins mendapat respons positif dari kaum buruh. Buktinya sebelum Alphonse wafat pada 1920, di Quebec telah berdiri 163 koperasi Desjardins dan 18 unit di Ontario.

Spirit dasar yang melandasi pembentukan Desjardins bukan semata-mata mengejar keuntungan materi namun bagaimana berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan bagi orang lain. Semangat inilah yang terus terjaga selama 117 tahun Desjardins beroperasi. Desjardins menggelontorkan dana CSR sebesar 100 juta dollar AS pada 2016 lalu. Selain itu, koperasi beraset 258 miliar dollar AS juga mengembangkan komunitas masyarakat sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Dari sisi kinerja, hasilnya sangat bagus dimana perolehan pendapatan operasional sebesar 14 miliar dollar AS dan laba sebesar 1,7 miliar dollar AS dengan rasio modal sebesar 17,3%. Jumlah anggota dan klien sebanyak 7 jutaan.

Pada 2017, ada tiga agenda strategis yang disiapkan yaitu digitalisasi seluruh proses bisnis, memfasilitasi interaksi seluruh saluran distribusi seperti call center, website dan lain-lain, dan memastikan kualitas layanan untuk anggota dan para mitranya.

 

Suksesnya usaha Desjardins tidak lepas dari konsistensi dalam menjaga nilai-nilai inti perusahaan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Terlebih dengan kemajuan teknologi informasi yang menimbulkan disrupsi pada seluruh sektor usaha, termasuk di industri keuangan. (Drajat).

Bagikan ke:

2 thoughts on “117 Tahun Desjardins, Koperasi Terbesar di Kanada

  1. I really enjoy the blog post.Much thanks again.

  2. I think this is a real great blog article. Great.

Comments are closed.