Yessa Iona Gaffar, “Bernyanyi untuk Membuat Orang Bahagia”

Yessa Iona Gaffar-Foto: Dokumentasi Pribadi.

JAKARTA—-Publik mengenal Yessa Iona Gaffar ketika dia bermain dalam sejumlah film, seperti  Kalung Jailangkung (2011), Virgin 3 (2011) hingga Kota Tua Jakarta (2014).   Terakhir dara kelahiran 7 September 1992 menjadi bintang video klip  Done with You dari Andini .

“Itu pengalaman pertama aku untuk syuting video clip dengan lagu bergenre dance electronic,” ujar Yessa ketika menjawab pertanyaan Peluang via Whatsapp, Selasa (7/4/20).

Pada 2016 Yessa memutuskan mencoba bernyanyi. Awalnya hanya mengcover sejumlah lagu, seperti Kangen dan Pupus dari Dewa 19, Bunda dari Melly Goeslaw hingga Syantik dari Siti Badriah.   Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana ceritanya beralih ke dunia tarik suara?

Keluarga ku memang bukan seorang musisi . Saat saya umur 10 tahun, Mama suka bernyanyi dangdut, Hampir setiap hari saya mendengarkan mama bernyanyi atau mendengarkan lagu dangdut, lagu yang saya ingat yaitu Gedung Tua dari Elvi Sukaesih dan Selamat Malam  dari Evi Tamala.

Dan aku melihat di kala itu smua orang bahagia mendengarkan alunan musik yang bisa membuat orang berjoget ,tetapi hanya sekedar penikmat lagu saja , sehingga aku tidak mengikuti les kursus vokal.

Berjalannya waktu aku mulai mendengarkan lagu-lagu pop selain lagu dangdut.  Tetapi memang karena sewaktu kecil terbiasa mendengarkan lagu dangdut dan hapal lagu dangdut kesukaan mama ,  saat aku mulai mencoba menyanyikan kan lagu pop, akan ada suara cengkok dangdut.

Pada  2016 aku mencoba ikut streaming live dari ponsel cerdas pada saat itu aku mencoba bernyanyi untuk menghibur mereka karena aku memang dikontrak di live streaming saat itu. Dan aku harus membuat penonton senang agar tetap stay di room streaming. Mereka mendukung aku untuk melatih suara aku.

Lalu aku memutuskan untuk cover lagu pada 2018. Pada  saat itu lagu cover pertama aku lagu dari band Dewa 19, berjudul  Pupus di mana agar aku bisa melihat kemajuan pembelajaran aku dalam bernyanyi. Kmeudian aku mulai membuat cover Bunda dari  Melly Goeslaw, Syantik dari Siti Badriah dan Goyang Dua Jari dari Sandrina.

Dan aku baru dapat kesempatan tampil di salah satu live streaming dengan penonton 500-1000 orang online dari ponsel .

Penyanyi favorit Yessa?

Aku suka mendengarkan lagu Elvi Sukaesih.  Aku mengagumi beliau dengan suara beliau yang khas aku masih ingat di otak lagu lagunya.

Pernah mencoba menulis lagu?

Aku menulis lagu-lagu  bergenre dangdut upbeat yang bisa membuat bernyanyi bahagia dan bisa berjoget. Lagunya tentang  kasih sayang cinta yang mudah diingat dan semua lagu yang baik-baik yang bisa menjadi kan hal-hal  baik saat aku bernyanyi atau dinyanyikan.

Seorang penyanyi yang baik tentunya juga harus menguasai alat musik. Apa juga dilakukan Yessa?

Aku sedang belajar main gitar dan keyboard untuk membiasakan melatih kunci dasar vokal. Saat ini  aku sedang mengikuti khursus les vokal agar tahu cara bernyanyi yang benar.

Hanya saja situasi sekarang yang tidak memungkinkan jadi harus ditunda.  Tetapi itu tidak mematahkan semangat aku untuk belajar di streaming youtube.  Jadi pada saat semuanya sudah membaik aku bisa segera bertemu dengan guru vokalku. Semoga semua segera membaik.

Pendapat Yessa tentang Musik Indonesia?

Pendapatku tentang musik indonesia lebih banyak genre baru yang bisa dicampur dengan lagu dangdut, jazz , pop , electric dance music (EDM) , perpaduan genre yang sudah memberi warna di lagu Indonesia dan sudah banyak lagu-lagu  Indonesia yang sudah setaraf dengan lagu international dengan genre EDM yang bisa dicampur  dengan musik dangdut atau lainnya.

Dan dengan lagu dangdut yang khas Indonesia bisa lebih dinikmati banyak kalangan.  Sekarang sudah tidak ada yang namanya gengsi mendengarkan lagu dangdut yang dicampur dengan EDM atau genre lainnya. Bahkan banyak orang yang bukan lahir di Indonesia bisa menyukai dan mencintai lagu dangdut.  Saya bangga dengan musik indonesia.

Irvan Sjafari

Share This:

You may also like...