Wapres Minta Pelaku Pasar Digital Dukung Pemasaran UMKM

Wapres jusuf kalla dalam acara Kadin Talk-Foto: Republika.

JAKARTA—–Pelaku Pasar Digital (e-commerce), seperti Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya diminta untuk terlibat mendukung pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

Keterlibatan mereka ini dapat mendorong  tumbuhnya industri kreatif.  Langkah ini juga dilakukan perusahaan market place Tiongkok, Alibaba.

Demikian diungkapkan  Wakil Presiden  Jusuf Kalla  dalam acara Kadin Talk di Jakarta, Kamis (31/1/2019).  Untuk memajukan UMKM diperlukan koloborasi antara pemerintah dengan pelaku pasar digital.

“Pelaku pasar digital memahami kondisi riil perdagangan,  sementara birokrasi mengetahui administrasi, sehingga koloborasi keduanya dapat meningkatkan kualitas  dan potensi pelaku UMKM,” tutur Kalla.

Menurut Wapres, pembinaan yang dilakukan terhadap UMKM sebetulnya juga akan menguntungkan para pelaku e-commerce. Pasalnya pilihan produk yang disediakan di platform  para pelaku pasar digital ini makin beragam.

Dikatakannya, di tengah perkembangan industri global, yang ditandai dengan Revolusi Industri 4.0, UMKM dan industri kerajinan lokal menjadi sektor penting untuk ditingkatkan.

Wapres juga memaparkan pengalamannya sewaktu menjabat Menteri Perdagangan pada periode Oktober 1999-Agustus 2000.

“Saat itu, sebagian besar PNS Kementerian Perdagangan (Kemendag) hanya mengerti di tataran peraturan dan perundang-undangan, bukan kondisi nyata perdagangan di Tanah Air,” ucap Kalla.

Ketua Kadin Rosan Roeslani menilai, peningkatan produk UMKM dalam marketplace seharusnya juga didorong dengan pemberian insentif kepada  mereka.

“Pemerintah dapat memberikan insentif perpajakan kepada e-commerce yang memasarkan produk-produk UMKM,”  kata Rosan.

Dengan demikian, para pelaku e-commerce ini akan member prioritas produk UMKM tersebut.

Share This:

You may also like...