Wali Kota Pagar Alam, Ida Fitriati Basjuni Hanya 70 menit dari Jakarta

Membangun kota dengan kawasan terbesar hutan rimba tentu saja tidak mudah. Terlebih dengan letak geografis yang cukup jauh dari ibukota provinsi.  Karenanya faktor infrastuktur  dan transportasi menjadi concern program  bagi Ida Fitriani Basjuni, Walikota Pagar Alam, Sumatera Selatan.  Beruntung ia punya pengalaman sebagai walikota pada periode sebelumnya (2008-2013) sehingga dokter jebolan Universitas Sriwijaya 1982 yang lama mengabdi di puskesmas ini paham betul keinginan masyarakat di kota sejuk di kaki Gunung Dempo itu. “Hampir 60% wilayah kota Pagaralam adalah hutan rimba, yang potensinya sebagai destinasi pariwisata belum digarap secara maksimal, masalahnya ya infrastruktur,” kata ibu empat anak kelahiran Prabumulih 1955 ini.

Ida Fitriati

Upaya menjadikan Pagaralam sebagai destinasi wisata paling berkilau di Sumatera Selatan memang terus diupayakan. Antara lain dibangunnya bandara   Atungbungsu yang akan melayani penerbangan langsung dari Jakarta. “Jakarta ke Pagaralam kini hanya 70 menit, dan ini semakin memudahkan wisatawan menikmati keindahan alam kami,”cetus Sarjana Strata II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia 2001 ini.  Masih dengan semangat tinggi, istri dokter Taufiqurrahman Rahim ini menambahkan, Pagaralam tidak hanya hutan dan perkebunan teh yang menawan, daerah ini juga punya sejumlah objek wisata purba, berupa batu-batu dan patung peninggalan era megalithikum sekitar 4000 tahun silam. “Pokoknya, datangnya saja ke Pagaralam, anda akan melihat sesuatu yang tidak biasa,” pungkas Ida Fitriani berpromosi. (Irsyad Muchtar)

Share This:

You may also like...