Transfer Dana Rp18,9 T

INI kabar hebat. Diduga untuk mengindari pajak, awal bulan lalu terjadi transfer dana besar. Nominalnya USD1,4 miliar/Rp18,9 triliun (kurs Rp13.500). Transfer ke Singapura itu melalui Standard Chartered Plc. Pelakunya 81 orang. Dirjen Pajak Kemenkeu, Ken Dwijugiasteadi, memastikan tidak terdapat nama pejabat negara, TNI, Polri dan penegak hukum lainnya.

Laporan aliran duit tersebut hasil analisis PPATK kepada Menteri Keuangan, beberapa bulan lalu.Setelah diteliti, diketahui bahwa 62 orang di antaranya telah mengikuti tax amnesty. “Di antara ke 81 WNI itu dan tidak terdapat pejabat negara,” kata Ken memastikan. Di antaranya suami istri. Semuanya individu, bukan badan hukum.

Mereka ‘main’ di injury time. Soalnya, antara Singapura dan Indonesia baru melaksanakan AEoI (Automatoc Exchange of Information) pada 2018. Kendati begitu, data tersebut bisa didapatkan by request. Penjelasan ini, kata Ken, supaya tidak terjadi kesimpangsiuran.

Ketika pemerintah pontang panting dan makin keteter mendapatkan pinjaman hutang, tndakan licik memarkirkan dana di luar negeri pantas dikatakan perilakuyang anasionalis. Pada sisi lain,, fenomena itu mengisyaratkan betapa kaya-kayanya orang Indonesia.Orang Indonesia yang mana?Anak SMA pun rasanya tahu: mereka bukan pribumi.

Pintun Wiris

Tanjung Selor, Kalimantan Utara

Share This: