Tiket Kereta Api Musim Mudik Telah Terjual 59 Persen

Ilustrasi-Foto:Marketeers.

JAKARTA—-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan hingga Selasa (14/5)  tiket kereta api untuk keberangkatan pada musim mudik Ramadan tahun ini telah terjual sebanyak 59 persen dari total kursi yang disediakan.  Dengan demikian hingga menjelang pertengahan Ramadhan ini, calon penumpang masih memiliki kesempatan membeli tiket kereta api untuk menikmati mudik.

Hal ini diungkapkan Direktur Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmono di Hotel Borobudur, Jakarta.  Namun menurut Edi lagi untuk keberangkatan kereta mendekati hari H lebaran sudah terjual habis. Begitu pun untuk tiket KAI setelah lebaran.

“Tiket yang habis biasanya untuk H-1 sampai dengan H-5 lebaran. Untuk keberangkatan H-6 sampai H-10 kemungkinan masih banyak kursi. Tapi khusus H-9 dan H-10 kan ada program mudik gratis sebanyak 2.500 kursi,” ujar Edi.

KAI telah menyediakan 247.010 kursi penumpang setiap hari atau naik 5 persen dari kuota normal harian sebanyak 236.210 kursi. Penambahan kursi itu dilakukan dengan menambah 50 kereta per hari selama puncak musim mudik tahun ini.

Menurut Edi, jalur kereta api kemungkinan menjadi alternatif pemudik mengingat tarif tiket pesawat yang saat ini dirasakan mahal oleh konsumen. Hanya saja, kereta api tetap tidak dapat menggantikan sepenuhnya moda penerbangan. Terutama bagi pemudik yang melakukan perjalanan lintas pulau.

Selain itu, pembelian tiket mudik mencapai 59 persen belum memperhitungkan penjualan untuk arus balik. Kebanyakan calon penumpang juga belum melakukan pembelian untuk arus balik lantaran masih harus memastikan jadwal libur masing-masing.

“KAI tidak akan menambah lagi jumlah kereta jika terjadi lonjakan permintaan. Menurut dia, penambahan sebanyak 50 kereta yang pemesanan tiketnya telah dibuka sejak Februari lalu sudah mencapai kapasitas maksimum KAI,” tutup dia.

Share This:

Next Post

Ekspor Indonesia pada April 2019 Anjlok 10,80 Persen

Rab Mei 15 , 2019
JAKARTA—–Badan Pusat Statistik (BPS) Rabu (15/5) merilis nilai ekspor Indonesia pada April 2019 hanya mencapai 12,60 miliar dolar atau turun 10,80 persen dibanding bulan lalu, senilai 14,03 miliar dolar.  Demikian juga bila dibandingkan April 2018 yang mencapai 14,47 miliar dolar atau menurun 13.10 persen. Sementara ekspor nonmigas pada April 2019 […]