Terinspirasi Wanita Bali, Emilda Yuni Dirikan Bisnis Kebaya

JAKARTA—-Wanita Bali itu ayu, feminin dan punya pesona magis, terutama ketika mereka memakai kebaya. Demikian kesan Emilda Yuni, yang mengaku membuatnya terinspirasi mendirikan bisnis kebaya dengan brand Emille Said.

Dalam kunjungan ke Bali pada 2015, Emilda singgah di sebuah gerai  yang banyak menjual kebaya dari berbagai corak dan warna yang menarik perhatiannya.

“Saya membeli banyak bakal kebaya bordiran, dan mebawanya ke Jakarta untuk dijahit.  Saya membuat model kebaya yang bisa dipakai untuk santai dan juga acara formal dengan menyesuaikan bawahannya dengan kain, rok batik, rok tenun bahkan dengan celana jeans,” ujar perempuan yang juga punya darah Bali ini kepada Peluang, Jumat (31/7/20).

Dia mengaku mencintai kebaya. Di matanya kebaya adalah seni, budaya dan jatidiri bangsa. Bisnis ini menurut dia adalah cara untuk melestarikan budaya tanah air tercinta.

Kebaya yang dijahitnya awalnya dipasarkan di lingkungan kawan-kawannya saja. Emilda kemudian memproduksi kebaya dengan menampilkan karater khas motif bunga angggrek dan kembang sepatu.

“Kebaya produksi saya dibandroll mulai dari Rp750 ribu Hingga Rp1,5 juta. Untuk sementara pemasaran dilakukan secara daring melalu media sosial. Sebulan rata-rata saya menjual 5 hingga 8 kebaya,” ungkap dia.

Salah stau produk Emmile Said.

Hingga saat ini Emilda mengaku menjalanan bisnis kebaya sebagai sampingan dengan pembeli dari kaum ibu dan remaja.  

Ke depan, Emilda berencana membawa  Brand Emillie Said masuk ke mall dengan beberapa alternatif, seperti  menyewa tempat atau sistem konsinyasi (van).

Share This: