Tanpa Agunan, KKP Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan KUR

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo-Foto: Arah.com

JAKARTA-–Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan saat ini syarat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah dipermudah. Plafon KUR yang tadinya Rp25 juta setiap pinjaman sudah ditingkatkan menjadi Rp50 juta.  Pinjaman pun tidak lagi memakai agunan.

Untuk itu  Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong pelaku usaha di sektor Kelautan dan perikanan memanfaatkan KUR.

“KKP akan terus membantu dalam rangka memberikan pendampingan-pendampingan kepada kalangan pelaku usaha perikanan untuk dapat memperoleh pinjaman KUR tersebut, ” kata Edhy Prabowo dalam Temu Stakeholders Bisnis Kelautan dan Perikanan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (16/12/19).

Menurut Edhy, KKP akan terus membantu dalam rangka memberikan pendampingan-pendampingan kepada kalangan pelaku usaha perikanan untuk dapat memperoleh pinjaman KUR tersebut.

Lanjut dia, sekitar Rp190 triliun dialokasikan untuk para pelaku usaha nasional. Setelah berhasil meminjam, tinggal memastikan agar usaha yang sedang dirintis dapat mengembalikannya.

Saat ini, KKP sudah memiliki Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) sebagai badan penyalur modal secara internal. Badan ini berperan sebagai payung cadangan terhadap KUR.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menggandeng Bank BRI untuk mendorong penyaluran KUR di sektor kelautan dan perikanan nasional seperti kepada kalangan pembudi daya, nelayan, serta pengolah hasil perikanan.

Share This: