Seluruh Sektor Ekspor Non Migas Agustus 2019 Turun, Kecuali Pertanian

Ilustrasi-Foto: Kumparan.

JAKARTA—-Badan Pusat Statistik  (BPS) merilis hampri seluruh sektor ekspor non migas turun, terkecuali sektor pertanian. Ekspor pertambangan (di luar migas)  merosot dari 2.017, 3 juta dolar AS (nilai FOB)  pada Juli 2019 menjadi 1.826, 3 juta dolar AS.  Sementara sektor industri pengolahan turun dari 11.517,5 juta dolar menjadi 11.240, 6 juta dolar pada Agustus 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sektor pertanian justru naik dari 313,8 juta dolar pada Juli 2019 menjadi 338 juta dolar pada Agustus 2019 atau naik sekitar 34 juta dolar, setara dengan 1,53 persen.  Sebagai catatan pada Juni 2019 nilai ekspor dari sektor pertanian tercatat 209 juta dolar.

“Sekalipun sektor pertanian hanya memberikan konstribusi sebesar 2,37 persen pada ekspor,” ujar Suhariyanto dalam jumpa pers di kantornya, Senin (16/9/19).

Bahkan secara kumulatif  pada Januari hingga Agustus 2019 kontribusi ekspor dari sektor pertanian sebesar 2.214, 3 juta dolar, juga meningkatkan dibandingkan Januari hingga Agustus 2018 sebesar 2.181 juta dolar AS.  

“Komoditas pertanian yang memberikan kontribusi peningkatan pada Agustus 2019 ialah ekspor sayur-sayuran, hasil hutan bukan kayu, sarang burung, lada putih hingga tanaman obat aromatik, sementara untuk tahun ke tahun (y to y) komoditas   sarang burung, hasil hutan bukan kayu dan cengkeh memberikan hasil positif,” papar Suhariyanto.

“Pertumbuhan ekspor pada sektor pertanian menunjukkan bahwa hasil bumi Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasar global,” pungkas Suhariyanto (Irvan Sjafari).

Share This:

You may also like...