Sejahterakan Warga Bitung, KMM Bitung Gelar Sosialiasi

SEHARI-HARI Herni Akuba (40) berjualan ikan di Pasar Pinasungkulan Saregat, Kota Bitung. Pria asal Gorontalo ini merantau mencari penghidupan bagi ketiga anaknya. Dia ingin mengembangkan usahanya, namun untuk keperluan itu dia  membutuhkan modal usaha. Herni enggan meminjam dari rentenir karena bunganya relatif cukup tinggi. Dia harus mencari alternatif lain.

Kehadiran Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri di kota itu dan disusul sosialiasi dari KMM digelar memberikannya semangat baru. Dia tampak antusias mengikuti dan mendengar penjelasan dari Pengawas KSP Makmur Mandiri kantor pusat Mohamad Ali Sadikin dan Manager KSP Makmur Mandiri Cabang Bitung Manatar Butar Butar dengan tema maju dan tumbuh bersama anggota, beberapa waktu lalu.

“Saya perlu pinjaman modal Rp2 juta untuk menambah modal jualan ikan, yang selama ini terkendala jumlah yang mampu dibelinya. Anak saya dua di Gorontalo dan satu ikut saya di Bitung masih duduk di bangku SD, jadi perlu ikan yang lebih banyak untuk dijual,” ujar Herni

Setelah resmi membuka cabang di Kota Bitung, KMM melakukan sosialisasi dengan tema “Maju dan Tumbuh Bersama Anggota” kepada para pedagang di Pasar Sarengat.

Menurut Sadikin kehadiran KMM mempunyai sasaran menyejahterakan serta menunjang perekonomian masyarakat khususnya yang ada di Kota Bitung. 

“Saya sangat berharap semoga saja masyarakat Kota Bitung banyak yang ikut bergabung dalam KSP Makmur Mandiri semoga koperasi bisa terus berkembang, maju dan mandiri,” kata Sadikin dalam sosialisasi.

Sadikin menuturkan syarat menjadi anggota koperasi adalah, Warga Negara Indonesia. Keanggotaan akan bersifat perorangan dan bukan dalam bentuk badan hukum. Membayar simpanan pokok sebesar satu juta rupiah bisa dicicil selama sepuluh kali dan simpanan wajib sebesar 25 ribu per bulan.

Sosialisasi keanggotaan dilaksanakan secara maraton, selama dua hari, dengan para pedagang di Pasar Saregat Kota Bitung, Pertamina dan perusahaan-perusahaan di Wilayah Kota Bitung.

Sosialisasi keanggotaan bisa dilaksanakan karena mendapat dukungan dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Bitung, bekerja sama dengan Dekopinda Kota Bitung, sebagai role model dalam berkoperasi, agar masyarakat memahami koperasi secara utuh

Dalam peresmian, Ketua KMM Tumbur Naibaho menyampaikan  koperasi yang dipimpinnya saat ini memiliki aset mencapai Rp401 miliar, 137 cabang dan 1.300 karyawan yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.

“Bunga pinjaman yang kami berikan hanya 2,6% dan simpanan 13% melebihi angka perbankan,” pungkasnya. (Irvan)

Share This: