Romanus Woga, Sang Agresor menuju Amerika

Selalu mengaku sebagai agresor pembela kepentingan koperasi kredit (Credit Union-CU), tak membuat Romanus Woga menjadi sosok yang terasing. Sebaliknya, kehadiran Ketua Induk Koperasi Kredit ini malah sering ditunggu lantaran selalu ada saja celotehnya yang humoris namun mampu membangkitkan semangat juang warga CU. “Membangun kesadaran masyarakat miskin untuk menabung itu sangat sulit, harus ada agresor yang mampu memprovokasi massa, dan CU mampu melakukan hal itu,” ujar pria kelahiran Sikka NTT 16 Juli 1946 ini. Lantaran kegigihannya membangun CU, Rommy tidak hanya dipercaya memimpin Inkopdit selama dua periode, ia pun dipilih menjadi Wakil Presiden The Association of Asian Confederation of Credit Unions (ACCU) yang berpusat di Thailand. Bahkan Februari lalu, jebolan SMEA ini didapuk menjadi Ketua Forum Puskopdit NTT. Dengan jabatan baru itu Rommy bakal bertambah sibuk mengurus forum yang membawahi 165 Kopdit se NTT dengan aset Rp 2,6 triliun dan anggota mencapai 439.538 orang.

Romanus Woga

Salah satu aktivitas yang bakal menyita waktunya pekan ini adalah undangan menghadiri pertemuan Credit Union se dunia yang berlangsung pada 12 Juli di Denver Colorado Amerika Serikat. “Saya lagi mengurus visa masuk ke Amerika, ternyata tidak mudah ya, kita diminta menunggu cukup lama, mungkin kita ini dianggap berbahaya, ” ujarnya berseloroh. Dalam ajang CU sedunia di AS itu, Rommy hadir mewakili CU dari kawasan Asia bersama Presiden ACCU Chalempol Dulsamphat.

Menjelang akhir kepengurusannya di Inkopdit pada 2016, Rommy bertekad meningkatkan jumlah anggota CU yang menurutnya tumbuh agak lamban. “ Kalau mengajak orang untuk menabung memang sulit, tapi kalau meminjam malah rajin ha..ha,” seloroh Romy lagi.

Share This:

You may also like...